Cegah Rabies, Distan Bengkalis Bersama Puskesmas Mandau Berikan Sosialisasi
DURI, RANAHRIAU.COM - Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis, bekerja sama dengan pihak Puskesmas Kota Mandau, pada 28 Agustus 2019 mengadakan Sosialisasi Penanggulangan pencegahan Penyakit Rabies, kepada Siswa-siswi SDN 17 Pematang Pudu Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis.
Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis, yang di wakili oleh Kabid Peternakan&Keswan, Ir. Amri Noer dalam kata sambutannya menyampaikan, dengan melindungi diri dan keluarga, dari virus rabies (anjing gila) artinya kita sudah menyelamatkan diri, keluarga dan anak bangsa dari penyakit Hewan Menular rabies yang bisa merenggut nyawa manusia, bahkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis sudah memiliki Perbup Nomor 97 Tahun 2017 Tentang Pencegahan, Pengamanan, Pemberantasan Rabies di Kabupaten Bengkalis, bahkan khusus untuk Pulau Rupat di larang membawa atau memasukkan Hewan Penular Rabies ke Daeran tersebut,"jelasnya.
Sosialisasi pencegahan penyakit Rabies ini mendapat dukungan penuh dari UPT SDN 17 Mandau, Darwis. SPDi berserta seluruh Majelis Gurunya, mengingat lokasi Sekolah berada di lingkungan Masyarakat penggemar pemelihara Hewan seperti,Anjing, Kucing dan lain sebagainya.
Pihak Dinas Pertanian berkerja sama dengan pihak Dinas kesehatan, puskesmas Kota Mandau untuk penyedian vaksin rabies, seperti diketahui bahwa hewan terbanyak menyebarkan rabies adalah anjing, hak itu di utarakan oleh dokter hewan, Drh. Akmad Ridha, dari Keswan Kecamatan Mandau, yang di bantu oleh Dr Silvia Rozi dari Puskesmas Pematang Pudu, rabies di kenal dengan penyakit anjing gila, rabies bisa menyebabkan kematian apa bila terlambat penanganan untuk pengobatannya,"terangnya lagi.
Rabies bisa di kenali dengan hejalanya sakit kelapa, lesu mual dan nafsu makan menurut, mudah terpancing emosi dan mudah mengeluarkan air liur serta air mata, juga takut dengan cahaya, apa bila sudah terlihat tanda-tanda seperti itu secepatnya konsultasi ke dokter hewan yang ada di puskesmas atau di kantor camat Mandau, yang termasuk sebagai Hewan Penular Rabies (HPR), anjing, kucing, monyet dan kera, pencehagan bisa dilakukan dengan hindari hewan liar, vaksinasi anti rabies pada hewan, bahkan Dinas Kesehatan Hewan selalu memperingati hari Rabies pada 28 September untuk mengingatkan kita semua mencegah penularan Rabies,"akhiri mereka sebagai pemaparan materi.
Vera Mustapa. S. HutT. MSi mengatakan, Kegiatan ini dari Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis, dalam rangka Sosialisasi Penanggulangan Penyakit Rabies Sekabupaten Bengkalis di kec mandau ini, di hadiri oleh UPT Mutu Ternak Kecamatan Mandau, sejumlah Tenaga Medis, unsur Kelurahan Pematang Pudu, Siswa-siswi dan Majelis Guru SDN 17 Kecamatan Mandau.
Menurut Dr. Silvia Rozi, Rabies (anjing gila) adalah penyakit Hewan Menular yang di sebabkan oleh Virus Family Rhabdorividea, begitu juga hal nya Drh Ahmad Ridha mengatakan, Rabies dapat di tularkan kepada Manusia melalui (Zoonosi) dan untuk pencegahan pertolongan pertama, jika terjadi gigitan oleh hewan, pada luka gigitan tersebut di cuci dan di gosok dengan sabun atau deterjen di bawah air yang mengalir selama 10-15 menit, lalu berikan Yodium tinctur atau Alkohol 70% serta Obat Merah atau Betadhin,"ulasnya.


Komentar Via Facebook :