Pesona Sate Kuah Labu
Sajian tradisi, dengan kandungan nutrisi tinggi
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Siapa yang tak kenal dengan sate Padang, makanan yang kaya dengan kandungan rempah-rempah ini mampu memikat penggemar dari semua kalangan usia dan Latar belakang.
Kali ini Ranahriau.com akan menyambangi makanan tradisi ini, namun dengan ciri khas dan keunikan tersendiri. Adalah Musri seorang lelaki paruh baya yang telah menciptakan sate unik ini, perpaduan rasa khas bumbu kuah sate dan potongan labu mempunyai rasa yang unik dan tidak asing di lidah para penggemar, awalnya menurut Musri ide sate kuah labu ini berasal dari kesukaan anaknya yang gemar makan sate, dari kesukaan anaknya inilah timbul ide dari pak musri untuk menciptakan sate kuah labu.
"Awalnya kita pernah mencoba menggunakan campuran bengkuang namun rasa manis dari bengkuang ini tidak begitu digemari, dan banyak membutuhkan rempah-rempah untuk menyeimbangkan kadar manis dari bengkuang tersebut", ujarnya.
Kemudian Musri menggunakan labu sebagai campuran dalam ramuan kuah satenya, setelah melakukan berkali-kali percobaan akhirnya terciptalah sate kuah labu tersebut, "awalnya banyak yang mencibir dan menganggap aneh dengan hasil masakan saya, akan tetapi setelah dicoba ternyata banyak yang suka", ungkapnya.
Menurut bapak lima anak ini, ada banyak khasiat yang terkandung pada labu, Ia menyebutkan, dari informasi yang ia peroleh, di dalam buah labu memiliki vitamin A dan beta karoten. Beta karoten adalah pigmen warna kuning oranye yang jika dicerna di dalam tubuh, akan berubah menjadi vitamin A.
"Selain itu, Vitamin A dan betakaroten juga berguna bagi kesehatan mata dan kulit, kekebalan tubuh serta reproduksi. Selain itu, zat gizi ini mempunyai manfaat sebagai antioksidan sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya kanker dan penyakit jantung", ungkapnya.
Kedepannya menurut Musri, ia akan tetap berinovasi menciptakan kuliner dengan menggunakan labu, kita akan membuat cendol labu dan bakso dari bahan labu", tambahnya.
Konsep unik dari sate kuah labu ini ternyata menarik perhatian dari Owner hotel Syariah Sri Indrayani, Merza Gamal, saat ditemui wartawan Merza mengatakan bahwa selain unik, pengenalan sate ini juga sebagian dari gerakan untuk menggerakkan sektor pariwisata halal, "salahsatunya dengan memperkenalkan produk kuliner halal yang dibuat oleh usaha kecil dan menengah kepada masyarakat dan para pengunjung, kita akan selalu menggandeng siapa saja yang bisa mengembangkan konsep pariwisata halal dalam bentuk kuliner ini, sehingga nantinya juga akan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat", ujarnya.
Oleh karena itu, sebagai salahsatu khasanah kekayaan kuliner, Merza berharap agar makanan ini mendapat banyak peminat dikalangan masyarakat, "bagi pencinta sate Padang, khususnya warga Pekanbaru, kami mengajak untuk mencicipi sate unik ini di Hotel Syariah Sri Indrayani, Jalan Sam Ratulangi, Pekanbaru buka dari pukul 14.00 sampai 22.00 wib", ajaknya.


Komentar Via Facebook :