Nyebrang Sungai, Pria Paru Baya Hanyut dan di Temukan Tewas

Nyebrang Sungai, Pria Paru Baya Hanyut dan di Temukan Tewas

KAMPARKIRI, RanahRiau.com- Warga Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Kampar Kiri mendadak heboh sejak malam Kamis (27/6) kemaren hingga pagi Jumat (28/6) pasalnya warga mereka hanyut tenggelam usai menyeberang sungai.

Masnya korban ditemukan sudah mengapung dan dalam kondisi sudah meninggal dunia, dan korban langsung di bawa pihak keluarga ke Sumatra Utara untuk dimakamkan.

Korban adalah Junaidi Siahaan (38) warga Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Kampar Kiri. Ia ditemukan setelah dilakukan pencarian sejak malam Kamis (27/6)  oleh gabungan Tim SAR, Polsek Kampar Kiri dan dibantu oleh warga sekitar, lebih kurang 30 meter dari TKP awal korban hanyut.

Selanjutnya korban dibawa menuju Puskesmas Kampar Kiri Kel Lipatkain.
Sekira pukul 09.20 wib korban tiba di Puskesmas Kampar Kiri didampingi pihak keluarga an. Sariman Simbolon (42) alamat Jl. Badak Ujung Kel Tuah Negeri Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru.

Kemudian pihak keluarga menolak untuk dilakukan VER (Visum Et Reperentum) dibuat diatas surat pernyataan bahwa pihak keluarga menerima atas musibah yang telah menimpa korban dan tidak akan menuntut dikemudian hari kepada pihak manapun.

Rencananya korban akan dibawa dan dikebumikan di kampung halaman Medan Sumatera Utara.

Kejadian tenggelam ini berawal korban ingin mneyeberangi sungai dan saat itu arus sangat deras dan disuga korban terseret. Pada saat berenang menyeberangi sungai sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri dan hanyut dibawa arus sungai setingkai.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung memanggil warga untuk menolong korban, serta pihak aparat Desa langsung menghubungi Polsek Kampar kiri dan langsung turun untuk melakukan pencarian dan akhirnya korban di temukan.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Kampar AKBP Andry Ananta Yudistira yang didampingi Kapolsek Kampar Kiri Kompol Yuliusman. " korban ditemukan cepat berkat kerja sama dengan masyarakat, sehingga korban cepat ditemukan," jelasnya.

Untuk kedepannya di tambah Kapolsek, meminta agar pihak aparatur pemerintahan Desa Tanjung Harapan bersama Bhabinkamtibmas melakukan sosialisasi baik secara lisan maupun tulisan berupa spanduk menghimbau kepada warga. " agar tidak menyeberangi sungai pada malam hari serta pada saat air sungai sedang besar dengan cara berenang karena sangat beresiko yang dapat mengakibatkan hanyut tenggelam" harap Kapolsek. Mx18

Reporter : Eman Melayu/Rilis

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :