Fitrianita Ekaputri Peduli Kesehatan Balita dan Anak Putus Sekolah

Fitrianita Ekaputri Peduli Kesehatan Balita dan Anak Putus Sekolah

Duri, RanahRiau.com- Rasa Tanggung Jawabnya seorang Kepala Kelurahan Pematang Pudu - Duri, Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, terhadap Kesehatan Balita dan Pendidikan Kepada Warganya perlu di kita ajungkan jempolnya.

Baru-baru ini Kepala Kelurahan Pematang Pudu Duri, Fitrianita dan beserta beberapa staf Kelurahan berkunjung ke sebuah Dusun di pedalaman Tegar Duri, pada 27/05/19 untuk memastikan informasi yang di sampaikan oleh beberapa warganya yang bahwa, masih adanya di era globalisasi ini sekelompok pemukiman Masyarakat di pedalaman Dusun Tegar yang sangat memprihatinkan Kesehatan Balitanya dan Anak-anak putus Sekolah.

Untuk mencapai Pemukiman warga buruh perkebunan Perusahaan Aeknatio, rombongan harus menempuh perjalan lebih kurang 20 kilometer perjalannya, setibanya di pemukiman warga Dusun Tegar Duri, Fitrianita memperkenalkan dirinya sebagai Kepala Kelurah Pematang Pudu, dan berbincang-bincang seputar keadaan kepastian kepedulian pihak perusahaan terhadap kesehatan Bayi dibawah Lima Tahun (balita) dan Pendidikan Anak-anak yang putus Sekolah.

Dalam kesempatan itu salah satu warganya mengutarakan keluh kesahnya kepada pihak kelurahan, kami disini memang mendapatkan kartu untuk berobat (bpjs) tapi untuk pemeriksaan kesehatan terhadap Anak-anak kami disini, kami tidak pernah melakukan pemeriksaan kesehatannya baik ke Pos Yandu atau Puskesmas, karena kami tidak memiliki kendaraan untuk bisa keluar dari perkebunan dan pihak perusahaan juga tidak menyediakannya, begitu halnya dengan Anak kami yang masih berusia 16 Tahun ini, kami tidak menyambungkan Sekolahnya dikarenakan jarak tempuh kesekolah yang mencapai jarak perjalan hampir 20 Km ini, kami tidak punya kendaraan dan pihak perusahaan tidak menyediakannya,"ungkap D.S (39) kepada Lurah Pematang Pudu Duri.

Melihat kondisi Masyarakatnya yang sangat memprihatinkan itu, Kepala Kelurahan Pematang Pudu, Fitrianita Ekaputri, S.Sos langsung meminta stafnya untuk menyusun program Imunisasi pengadaan Posyandu di pemukiman buruh perusahaan Aeknatio dan Bus Sekolah antar jemput yang nantinya akan di ajukan ke Pemerintahan Daerah Kabupaten Bengkalis, Fitrianita juga akan memanggil pihak Perusahaan Aeknatio untuk di ajak bersama-sama dengan Pemerintahan Daerah untuk mencari jalan keluarnya, demi terjaminnya kesehatan Balita dan anak putus Sekolah,"ungkap Fitrianita dihadapan beberapa beberapa pemburu berita yang berkesempatan mengikuti perjalan rombongan pihak Kelurahan pada saat itu.

Reporter : Amir

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :