PADes Bumi Mulya Kuansing, Tak Ditemukan di APBDes, Dimana Rimbanya.?

PADes Bumi Mulya Kuansing, Tak Ditemukan di APBDes, Dimana Rimbanya.?

TELUK KUANTAN, RANAHRIAU.COM- Didalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, Pada pasal 72 yang mengatur tentang keuangan desa sudah sangat jelas dibunyikan bahwa Pendapatan Asli Desa (PADes) seharusnya masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Pada pasal tersebut juga diterangkan bahwa Pendapatan Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 71 ayat (2) bersumber dari hasil usaha, hasil aset, swadaya dan partisipasi, gotong royong, dan lain-lain pendapatan asli Desa, maupun dana Hibah dan sumbangan yang tidak mengikat dari pihak ketiga, serta lain-lain pendapatan Desa yang sah.

Kendati begitu, salah satu desa di kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), disinyalir PADes-nya tidak dimasukkan ke dalam APBDes sebagaimana yang telah ditetapkan UU republik Indonesia nomor 6 tahun 2014 tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun Ranahriau.com sebagaimana dilansir RMC, ditemukan sebuah desa di Kuansing, yakni Desa Bumi Mulya, Kecamatan Logas Tanah Darat, memiliki sejumlah sumber PADes yang berasal dari Kebun Desa, fee dari Koperasi Unit Desa (KUD) Langgeng Unit Desa Bumi Mulya, serta fee dari kebun pemuda. Namun tidak satupun yang dimasukkan ke dalam APBDes.

Hal tersebut terungkap ketika awak media memperoleh data APBDes Bumi Mulya melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) baru-baru ini, terlihat PADes Bumi Mulya tersebut tidak dimasukan kedalam APBDes tahun 2019, begitu juga dengan APBDes tahun 2018. Artinya PADes desa Bumi mulia di dalam APBDes 2018 dan 2019 adalah Rp.0 rupiah.

(Foto) APBDes Bumi Mulya Tahun Anggaran 2019.

Ketika awak media mengkonfirmasi atas kebenaran data tersebut kepada Kades Bumi Mulya, Sunyeto, dia mengaku sudah memasukkan PADes ke APBDes dan membeberkan sejumlah sumber PADes Bumi Mulya.

"PADes kita ada kok, seperti Kebun Desa seluas 10 hektare, fee 0,2 persen KKPA dari Koperasi Unit Desa (KUD) Langgeng Unit Desa Bumi Mulya, dan fee 4 persen dari Kebun Pemuda serta Kebun Masjid," ujar Sunyeto di kediamannya baru-baru ini.

Menurut Sunyeto, PADes Bumi Mulya akan dimasukkan ke dalam APBDes Kalau sumber PADes-nya jelas. "Ya, kita akan masukkan PADes ke dalam APBDes apabila sumber PADes nya jelas, kalau sumbernya jelas, pasti kita masukkan," ujar Sunyeto mempertegas

(Foto) APBDes Budi Mulya


Dikatakan Sunyeto, selama ini dirinya selalu transparan dalam menggunakan semua anggaran dan pendapatan desa, sehingga semua masyarakat Desa Bumi Mulya tahu persis dalam penggunaan anggaran dan pendapatan dalam membangun Desa Bumi Mulya.

"Kalau jumlah PADes kita dalam setahun sekitar Rp200 jutaan," ucap Sunyeto

Secara terpisah, Sekretaris Desa Bumi Mulya, Bobi saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler terkait PADes dan Peraturan Desa (PerDes), mengatakan, "Mungkin masuk mas, kalau PerDes mungkin juga ada. Untuk lebih jelasnya silakan mas tanya aja sama operator," tukas Bobi seperti dalam keraguan

Reporter : Eki Maidedi

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :