Raker Komite II DPD RI Bersama KemenLHK

Edwin Titipkan Aspirasi TORA dan Perhutanan Sosial kepada Menteri LHK

Edwin Titipkan Aspirasi TORA dan Perhutanan Sosial kepada Menteri LHK

Anggota DPD RI asal Riau, Edwin Pratama Putra Saat Menyerahkan Berkas Aspirasi Masyarakat Riau Kepada Menteri LHK Siti Nurbaya

JAKARTA, ranahriau.com - Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengundang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI untuk melaksanakan rapat kerjas (Raker) bersama, guna mendengar rencana kerja KLHK RI selama tahun 2020.

Raker yang diadakan di Gedung DPD RI, Senayan - Jakarta, Senin (17/2/20) dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPD RI Sultan Bachtiar, dan dihadiri Ketua Komite II serta 34 Anggota Komite II DPD RI.

Menteri LHK Siti Nurbaya menjelaskan perihal lima program prioritas nasional (PN). PN1 yakni pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan. PN2 infrastruktur dan pemerataan wilayah. PN3 nilai tambah sektor rill, industrialisasi dan kesempatan kerja. PN4 ketahanan pangan, air, energi dan lingkungan hidup. Dan terakhir PN5 stabilitas pertahanan dan keamanan.

"KLHK terlibat pada PN1. Memberikan dukungan dengan program-program pengentasan kemiskinan berupa program tanah obyek reforma agraria (TORA)," papar Menteri Siti.

Usai memaparkan semua program KLHK, para Senator diberi kesempatan untuk berdialog terkait urusan LHK dipusat maupun yang ada di daerah pemilihan masing-masing.

"Program kehutanan mesti di sinkronkan dengan kementerian pertanian. Contoh sekarang program penggemukan sapi mesti dilibatkan wilayah yang banyak lahan gambut. Sehingga adanya program pertanian yang bersifat ternak, bisa menjadi pencegahan kebakaran lahan. Saya di Riau melihat lahan-lahan gambut yang tidak ditunggui orang. Ada memang polisi hutan tapi jumlahnya sangat terbatas," terang Anggota Komite II DPD RI asal Riau, Edwin Pratama Putra.

Edwin jua menyampaikan keinginan kepada Menteri Siti, terkait program TORA dan perhutanan sosial dari aspirasi yang dihimpunnya selama kunjungan kerja serap aspirasi masyarakat (reses) di Kabupaten Kampar dan Bengkalis. Ia menyebut kemiskinan justru muncul dari wilayah hutan itu sendiri.

Usai memaparkan kepada Menteri Siti, Senator muda dari Riau Edwin menyerahkan saru bundel map yang berisikan aspirasi dari masyarakat Riau, untuk ditindaklanjuti KLHK.

"Alhamdulillah kita sudah terangkan persoalan masyarakat riau yang menjadi domain kementerian lingkungan hidup dan kehutanan dan langsung menyerahkan aspirasi kepada ibu menteri. Saya mohon do'a dan masyarakat riau semua. Agar apa yang kita sampaikan dapat direalisasi. Dan saya akan kawal terus perkembangannya," singkat Edwin kepada ranahriau.com usai rapat.

Editor : Ahnof
Komentar Via Facebook :