Dumai Tidak Potong Belanja Tunjangan PNS
DUMAI, RanahRiau.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai memastikan anggaran belanja tunjangan pegawai negeri sipil (PNS) tidak dipotong kendati dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat berkurang ke daerah hingga ratusan miliar rupiah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Dumai Said Mustafa menyebutkan, pengurangan DBH ke daerah hanya mempengaruhi sektor pembangunan karen hampir di semua satuan kerja mengalami pemotongan alokasi anggaran.
"Karena pengurangan dana transfer daerah terpaksa dilakukan rasionalisasi anggaran hampir di semua satuan kerja hingga puluhan miliar rupiah, dan ini tentu saja berdampak pada laju pembangunan," katanya kepada pers, Senin (30/3/15).
Seperti yang terjadi pada anggaran Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Dumai yang mengalami pengurangan diprediksi hampir mencapai Rp90 miliar dari penetapan sebelumnya Rp178 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai Joni Amdani menyatakan, pengurangan anggaran tersebut dampak dari penurunan dana bagi hasil daerah (DBH) pemerintah pusat mencapai sekitar Rp280 miliar.
"Pengurangan anggaran ini membuat kita harus melakukan penyusunan ulang kegiatan fisik yang sebelumnya sudah direncanakan untuk pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan drainase serta lainnya" sebutnya belum lama ini.
Menurutnya, penurunan alokasi anggaran ini akan berpengaruh besar terhadap laju pembangunan daerah yang telah dirancang sebelumnya, karena beberapa kegiatan terpaksa ditunda atau dihilangkan.
"Sisa dana ini termasuk juga untuk pembiayaan belanja pegawai dan operasional kantor, karena itu kita akan menyusun ulang kegiatan wajib dan menghapus yang bisa ditunda," ungkapnya.
Diketahui, kebijakan prioritas anggaran belanja pegawai dibanding pembangunan ini justru tidak diterapkan sejumlah daerah lain di Riau, seperti Pekanbaru yang lebih memilih pemotongan tunjangan aparatur sipil negara. (Nof/Mcr)


Komentar Via Facebook :