Pariwisata Riau Dinilai Kurang Berkembang

Pariwisata Riau Dinilai Kurang Berkembang

PEKANBARU, RanahRiau.com - Sekretaris Jendral Pengembangan Destinasi Pariwisata, Kementerian Pariwisata RI Lokot Ahmad Enda, menilai strategi pengembangan pariwisata di Riau masih kurang dalam hal kesepahaman antara pengembangan pariwisata dengan pemerintah.

Menurutnya, hal ini terjadi karena belum adanya optimaslisai instrumen monitoring dan evaluasi di daerah terkait, khususnya di Riau. Intrumentersebut dirasa tidak sejalan dengan target nasional di bidang pariwisata

"Belum ada kesamaan visi misi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, serta seluruh stakeholder terkait dalam mencapai target yang ditetapkan," tambahnya.

Dia menambahkan, menurut data yang diperoleh dari Pusdatin Kemenpar 2015 bahwa jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) di Provinsi Riau, sepanjang 2014, ada 27,382 pengunjung. 

Dengan top Wisman ke Riau di pegang oleh 5 negra. Yakni Malaysia sebanyak 18,011 Wisman, Singapura sebanyak 1,718 Wisman, Tiongkok 773 Wisman, Amerika Serikat 481 Wisman dan India 467 Wisman.

Riau juga dinilai sebagai kawasan yang memiliki fungsi utama periwisata nasional, dan mempunyai pengaruh penting dalam satu atau lebih banyal aspek.

"Seperti pertumbuhan ekonomi, sosial, budaya, pemberdayaan sumber daya alam, daya dukung lingkungan hidup serta pertahanan dan keamna," tambahnya. (Bid)

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :