WARGA BANJIR BANDANG PETAPAHAN KEKURANGAN AIR BERSIH & ALAT DAPUR

WARGA BANJIR BANDANG PETAPAHAN KEKURANGAN AIR BERSIH & ALAT DAPUR

TELUK KUANTAN, RANAHRIAU.COM- Masyarakat terdampak Banjir bandang, Rohana (63) warga desa petapahan, dusun I, Gang melati, Datangi Kantor desa Petapahan Selasa (05/03/2019) yang dijadikan sebagai posko penampungan bantuan kemanusiaan pasca Bencana banjir bandang yang terjadi 27 Februari 2019 yang lalu.

Rohana mengaku, Saat ini dirinya bersama keluarga dan juga 36 Kepala Keluarga lainya saat ini yang sangat membutuhkan Air bersih, (Air Mineral), Kemudian peralatan dapur seperti Wajan,  yang tidak dimilikinya untuk memasak karena hanyut terbawa arus banjir bandang.

" Selain air mineral,  kami juga membutuhkan peralatan dapur seperti Wajan, Periuk dan lain sebagainya untuk keperluan sehari-hari," ujar Rohana

Sementara Lisma Wati (68) dusun I ketika dikonfirmasi wartawan dilapangan, dirinya berharap pendistribusian bantuan terhadap korban bencana alam Banjir bandang ini supaya dapat terealisasi dengan baik dan benar serta tepat sasaran.

Kemudian, Sekretaris Kecamatan Gunung Toar Delfides yang mengontrol pendistribusian bantuan terhadap korban banjir tersebut memastikan bantuan tersebut sampai terhadap masyarakat, dan tepat sasaran.

"Kita akan mengawal penyaluran bantuan tersebut supaya jangan terjadi penyimpangan-penyimpangan hingga saat ini 267 KK yang terdampak sudah kita serahkan masing-masing per kepala keluarga 10 kg beras, tambah sembako seperti minyak goreng, Gula Dan kopi. sementara untuk 36 unit rumah yang rusak ringan dan berat diberikan bantuan 30 kg beras," ujarnya

Terakhir, Bantuan yang belum didistribusikan adalah berupa pakaian layak pakai, karena teknisnya belum final. ada beberapa opsi yang sedang dipertimbangkan. Kemudian ada lagi bantuan yang berbentuk uang tunai, Beberapa hari ini kita akan memusyawarahkan dulu di tingkat Desa maupun di tingkat kecamatan.

Adapun sedikit kendala dari penyaluran bantuan terhadap masyarakat terdampak tersebut adalah,, karena belum terbentuknya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuansing, maka kita sedikit terkendala baik masalah SDM dan lain sebagainya

Reporter : Eki Maidedi

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :