KAPPIJA-21 Menggelar Workshop on Youth Challenges and Opportunities in Development
Jakarta,RanahRiau.com – Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia-Jepang Abad 21 (KAPPIJA-21) akan menggelar sebuah acara workshop yang diberi nama ‘Workshop on Youth Challenges and Opportunities in Development’ di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Event pendidikan yang dilaksanakan bekerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) itu rencananya berlangsung pada Selasa, 26 Februari 2019.
Hal tersebut disampaikan oleh Presiden KAPPIJA-21, Mulyono Lodji kepada media ini melalui pesan WhatsApp-nya, Sabtu (23/02/2019). “Dalam waktu dekat kita akan menyelenggarakan acara ‘Workshop on Youth Challenges and Opportunities in Development’ di UMJ,” jelas Bang Moel, sapaan akrabnya kepada pewarta media.
Menurut Mulyono, acara tersebut juga didukung penuh oleh Kedutaan Besar Jepang di Indonesia. “Di samping JICA, acara kita ini juga didukung oleh Kedubes Jepang. Bahkan nanti di acara ini, Dubes Jepang akan hadir memberikan sambutan sekaligus membuka acara tersebut. Juga, beliau akan memberikan presentase sebagai keynote speaker,” imbuh alumni program JICA tahun 1999 itu.
Sementara itu, melalui Sekretaris Jenderal KAPPIJA-21, Wilson Lalengke, didapatkan informasi bahwa acara workshop ini merupakan rangkaian kegiatan KAPPIJA-21 dalam rangka ikut menyemarakkan peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan negara Jepang, tahun 2018 yang baru saja berlalu. Sebagaimana diketahui, KAPPIJA-21 bersama JICA dan beberapa pihak lainnya telah menyelenggarakan Essay Contest on Indonesia-Japan Friendship atau lomba menulis tentang hubungan persahabatan Indonesia-Jepang. “Jadi, acara workshop ini juga sekaligus merupakan ajang pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba dan semua peserta lomba,” ujar Wilson Lalengke yang dikenal juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI).
Lebih lanjut Wilson menjelaskan bahwa walaupun dalam waktu yang sangat singkat, namun tidak kurang dari 50-an orang telah mengirimkan naskah essay-nya dalam lomba yang dimulai 10 Desember 2018 hingga 24 Januari 2019 tersebut. Secara rinci, alumni JICA tahun 2000 itu menginformasikan nama dan judul essay para pemenang lomba, sebagai berikut:
A. Pemenang Kategori Mahasiswa
JUARA I: Adzkia Rahma Sakinah, Universitas Airlangga Surabaya, FISIP, Ilmu Hubungan Internasional, Semester VIII, judul essay: Pasang-Surut 60 Tahun Kerjasama Ekonomi Jepang dan Indonesia: Stabil Sudah, Mandiri Belum.
JUARA 2: Faisal Fajri, Universitas Airlangga Surabaya, FISIP, Ilmu Komunikasi, Semester IV, judul essay: Eksistensi Budaya Populer dan Festival Budaya Jepang Sebagai Keberhasilan Diplomasi Budaya Jepang di Indonesia.
JUARA 3: Bambang Prasetyo, Universitas Maritim Raja Ali Haji, FISIP, Sosiologi, Semester VIII, judul essay: Membangun Ekonomi Seperti Cinta Lama Bersemi Kembali.
B. Pemenang Kategori Umum
JUARA I: Susanti Sundari, AT., MM, Universitas Tulang Bawang, Fakultas Teknik, Program Teknik Industri, judul essay: Bersahabat dengan jepang persiapkan SDM unggul Era Industri
JUARA 2 :AMMARA KHAULANI Laudizina Iskandar MAN2 SURAKARTA JUDUL : PAHLAWANKU,PAHLAWANMU,PAHLWAN KITA
JUARA 3: Belinda Devina,Ibu rumah tangga SURABAYA JUDUL :POPULARITAS FICTIONAL.
reporter : bide/rilis


Komentar Via Facebook :