ASITA RIAU mempertanyakan aturan sistem Garuda yang tidak transparan
Pekanbaru, RanahRiau.com- Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies / ASITA Riau sayangkan aturan Zero Commision oleh Garuda Indonesia dilakukan diam-diam. Beberapa waktu lalu, Garuda Indonesia berencana akan memberlakukan zero commision bagi agent perjalanan yang menjual tiket Garuda Indonesia. Melalui peraturan itu, maka para travel agent hanya akan mendapatkan komisi bila penjualan dalam satu bulan mencapai di atas Rp 50 juta.Namun, rencana itu dibatalkan setelah bulan Desember 2018 lalu Asita Pusat dan PT Garuda Indonesia berembuk dan menyepakati aturan itu dibatalkan. Sebulan berlalu, hal mengejutkan dilakukan oleh Garuda Indonesia melalui berita resmi mereka di Garuda Info (GA INFO) yang dikeluarkan pada tanggal 29 Januari 2019. Zero Commision kemudian berlaku setelah tanggal 1 Februari 2019. Setiap travel agent yang bekerjasama dengan Garuda Indonesia dalam menjual tiket, hanya akan mendapatkan komisi jika Penjualan travel agent berada di atas angka Rp.50 juta.
Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies / ASITA Riau menyayangkan langkah pihak Garuda Indonesia yang secara diam-diam memberlakukan Zero Commision kepada travel agent yang menjual tiket penerbangan Garuda Indonesia. Seharusnya, agar lebih menyenangkan, pihak maskapai menyampaikan langsung kepada asosiasi travel agent dalam bentuk tertulis, atau tidak melalui Garuda Info.
Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies / ASITA Riau menyayangkan langkah pihak Garuda Indonesia yang secara diam-diam memberlakukan Zero Commision kepada travel agent yang menjual tiket penerbangan Garuda Indonesia. Seharusnya, agar lebih menyenangkan, pihak maskapai menyampaikan langsung kepada asosiasi travel agent dalam bentuk tertulis, atau tidak melalui Garuda Info.
"Diam-diam aja Garuda Indonesia ini. Zero commision ini maksudnya, travel agent hanya akan mendapatkan komisi bila Penjualan mencapau Rp50 juta ke atas," ungkap Ketua ASITA Riau, Dede Firmansyah, Sabtu (9/2/2019).
Dalam kesempatan tersebut Dede sangat menyayangkan sikap dari pihak garuda yang terkesan tidak transparan dalam menyampaikan informasi kepada travel Agent, "Ini yang kita sayangkan. Putusan yang mengejutkan, tanpa langsung diberi tahu, hanya melalui Garuda Info," jelasnya.
Adapun skema zero commision yang terima dari pihak ASITA Riau yakni, Penjualan di atas Rp 400 miliar akan diberikan komisi 8 persen, Rp 300 miliar sampai Rp 400 miliar 7 persen, Rp 200 miliar sampai Rp 300 miliar 6 persen, Rp 100 miliar sampai Rp 200 miliar 5 persen, Rp 50 miliar sampai Rp 100 miliar 4,50 persen, Rp 5 miliar sampai Rp 50 miliar 4 persen, Rp 50 juta sampai Rp 5 miliar 3 persen, dan Rp 50 juta 2 persen. "Skema Garuda Indonesia ini, saya Pikir Bukan Pemberian Komisi, Tapi Hasil Prestasi, setelah mencapai Penjualan tertentu baru dapat Fee", ujarnya mengakhiri pembicaraan.
Reporter : Hafiz


Komentar Via Facebook :