Sawah Terkena Puso, Dinas Pertanian Ajukan 49,77 Ton Benih Padi
TELUK KUANTAN, RANAHRIAU.COM- Banjir sempat merendam sekira 3.646 hektare persawahan yang terjadi beberapa Minggu lalu, berdampak pada pertanian di Kabupaten Kuansing, sehingga menyebabkan seluas 2.177,92 hektare terkena puso di Kabupaten Kuantan Singingi, propinsi Riau.
Berdasarkan data yang dihimpun Ranahriau.com dari Dinas Pertanian mencatat, Ribuan hektare lahan pertanian di Kuansing mengalami puso.
Kepala Dinas Pertanian Ir. Emmerson ketika dikonfirmasi diruangan kerjanya , Senin (19/11/2018) pagi menjelaskan, "Jumlah area pertanian yang terkena puso bervariasi dan tersebar di 11 kecamatan di Kuansing. yaitu Kecamatan cerenti, inuman, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir seberang, pangean, Benai, sentajo Raya, gunung Toar, Kuantan Tengah, hulu Kuantan, dan kecamatan Kuantan Mudik.
Selain itu, lanjutnya, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Kuansing, tengah berupaya mendapatkan bantuan untuk para petani yang tanaman padi nya terkena puso.
Dikatakan Emmerson, Kita telah menyampaikan kepada masyarakat petani padi, bahwa kita akan memperjuangkan bagaimana cara untuk mendapatkan bantuan benih baik melalui APBD kabupaten, maupun ke Pencadangan benih Nasional, untuk 2.177, 92 Hektare yang puso. Karena memang Ada sebanyak 2.024 petani yang berkeinginan dan bersedia untuk menanam kembali.
Nah, sekarang sudah ada lampu hijau dari Kepala bidang (Kabid) tanaman pangan, yang bersumber dari cadangan Benih Nasional dan itupun telah disetujui. Cuma, sekarang masih mencari benih untuk dibagikan tersebut, karena kita mencari Benih yang diinginkan masyarakat, seperti PB 42 atau istilah lainnya cisokan, kemudian jenis lain atau jenis padi yang pulen.
Kami juga membantu mencari dimana sumber benih itu tersedia. Karena total Benih yang dibutuhkan adalah 49,77 ton, Untuk dibagikan kepada petani padi di 11 kecamatan yang mengalami puso di kabupaten Kuantan Singingi.
“Saat ini kita belum bisa menyalurkan bantuan benih kepada petani yang terkena puso. Nanti akan kita upayakan bantuan itu, karena kita masih mengajukan permohonan," ucapnya
"Jadi itulah upaya kita untuk tanaman padi, sementara untuk tanaman hortikultura, tidak begitu patal. Karena kalau sayur terendam bisa dibersihkan lagi, memang ada yang terendam banjir sekitar 20 hektare, tapi tidak ada yang puso,"pungkasnya
Reporter : Eki Maidedi/Advertorial


Komentar Via Facebook :