Menangis Tersedu, Komisioner Petahana KPU Bengkalis Tidak Lulus Administrasi
Pekanbaru, RanahRiau.com- Komisioner petahana Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bengkalis Elmiawati
Safarina tidak masuk sebagai peserta lulus administrasi pada proses
seleksi anggota KPU Bengkalis masa jabatan 2018-2023.
"Saya baru
tahu kemarin tidak lulus administrasi. Padahal saya sudah bekerja
sebagai Komisioner KPU Bengkalis selama 5 tahun, tentu tidak mungkin
administrasi yang saya ajukan tidak lengkap," katanya, di Pekanbaru,
Minggu.
Dia pun menangis tersedu-sedan dan menerangkan bahwa Tim
Seleksi Calon Anggota KPU kabupaten/kota wilayah II Riau diduga
menuduhnya sebagai aparatur sipil negara di Bengkalis. Padahal
menurutnya tidak dan itu terbukti dirinya telah menjabat komisioner
sejak 2013 lalu.
Untuk mengklarifikasi isu yang diduga dijadikan
pijakan oleh timsel itu, dia mengatakan juga sudah membuat surat
pernyataan bukan berstatus ASN. Surat tersebut ditandatanganinya di atas
meterai Rp6.000 lalu mengirimkan ke timsel melalui sekretariat KPU
Riau.
"Saya juga bertanya kepada Sekretaris KPU Riau, apa yang
harus saya lakukan. Hari ini saya bertahan di Pekanbaru menunggu
keputusan timsel setelah surat pernyataan saya sampai kepada mereka,"
kata dia.
Peserta yang ikut mendaftar untuk KPU Bengkalis,
katanya, tercatat 38 peserta dan yang lulus administrasi 29 orang. "Saya
tidak mau berpolemik. Saya menghargai semua orang, jadi ya saya ikuti
saja prosesnya sambil berharap ada kebijakan yang adil dari timsel,"
ujarnya pula.
Ketua Timsel Calon Anggota KPU kabupaten/kota
Wilayah II Riau Dr Elfiandri membenarkan ada petahana yang tidak lulus
administrasi. Namun hal tersebut bisa diperbaiki berdasarkan klarifikasi
yang bersangkutan bilamana kesalahan ada di pihak timsel.
"Memang
ada surat masuk ke kami, nanti siang kami bawa ke rapat timsel. Jika
kesalahan ada pada kita, bisa kita perbaiki dan kita minta maaf kepada
masyarakat," ujarnya lagi.
Namun, kata dia, jika kesalahan ada
pada pihak peserta, keputusan timsel sebelumnya tidak dapat diganggu
gugat. Apalagi, tahapan penyeleksian terus berlanjut. "Senin (19/11)
sudah masuk ujian tes berbasis komputer di Universitas Riau. Seluruh
peserta lulus administrasi berhak mengikuti ujian ini," ujar dia pula.
Sumber : Antara


Komentar Via Facebook :