Lakukan Sweeping dan Orasi, Berikut Tuntutan dari Aliansi GEMMPAR
Pekanbaru, RanahRiau.com- Hampir seratusan pengunjuk rasa melakukan sweeping dan berorasi di Kantor DPRD Propinsi Riau jalan Sudirman Pekanbaru. Dikawal puluhan polisi guna keamanan penyampaian aspirasi, Senin (12/11/2018).
Mereka menamakan diri dari Aliansi Gemmpar (Gerakan Mahasiswa, pemuda dan masyarakat Pemantau Riau), Selaku Korlap, Rian Tantola menyatakan sikap bersama kawanannya, Pertama Mereka menuntut DBH bagi hasil Migas senilai Rp. 2.6 Milyar yang belum dicairkan oleh pusat, kedua terkait APBD Riau pada kegiatan pembangunan Proyek multiyears, flyover SKA, pasar pagi gedung Polda dan Kejaksaan Tinggi Riau.
Mereka menamakan diri dari Aliansi Gemmpar (Gerakan Mahasiswa, pemuda dan masyarakat Pemantau Riau), Selaku Korlap, Rian Tantola menyatakan sikap bersama kawanannya, Pertama Mereka menuntut DBH bagi hasil Migas senilai Rp. 2.6 Milyar yang belum dicairkan oleh pusat, kedua terkait APBD Riau pada kegiatan pembangunan Proyek multiyears, flyover SKA, pasar pagi gedung Polda dan Kejaksaan Tinggi Riau.
Ketiga mendesak pembongkaran dokumen perjalanan dinas Pimpinan DPRD Riau yang terindikasi fiktif, keempat dugaan monopoli proyek di kabupaten kampar, Pihak ULP kampar tahun 2018 atas 20 kegiatan lelang yang dilakukan oleh bupati kampar dan keluarganya, kelima terkait SKK Migas Milik Riau, Perampasan lahan masyarakat oleh perusahaan Cebron seluas 737 Ha di desa bangko kaya kecamatan bangko kabupaten Rohil serta CSR dann lainnya.
Sekitar satu jam berorasi mereka beranjak menuju Rumbai pesisir bundaran perusahaan Cevron, Aksi berlanjut sekitar tiga puluh menit dan dikawal beberapa polsek rumbai pesisir, usai berorasi massa pun membubarkan diri dengan tertib.
Reporter : Hafidz


Komentar Via Facebook :