Waspada Penipuan Online
Ngakunya dari Gojek Online, Korban ditipu Hingga 4 Juta Rupiah
Pekanbaru, RanahRiau.com- Maraknya berbagai modus penipuan yang mengakibatkan banyaknya korban di masyarakat. Tak terkecuali pada layanan uang elektronik dan pembayaran Online Go-Pay, milik PT Go-Jek Indonesia.
Salah satu warga yang menjadi korban penipuan ialah Audi Savira Putri (21). Mulanya, seorang bernama Chandra yang mengaku sebagai Customer Service dari Go-Jek langsung menelpon dan meminta untuk mengisi ulang saldo Go-Pay dengan alasan akan mendapatkan hadiah sebesar 3 juta rupiah, tepat pukul 19.00 Wib. Minggu, (4/11).
Audi mengatakan bahwa, "Jika mengisi ulang saldo Go-Pay biasanya langsung ke driver". Pelaku mengalihkan pembicaraannya dengan mengatakan, "Jika mengisi ulang saldo Go-Pay melalui bank akan mendapatkan hadiah, kemudian dia memandu cara untuk pengisian saldo Go-Pay. "Setelah mengikuti panduan, ternyata saldo saya yang ada di ATM telah lenyap sebesar 4 Juta Rupiah", Ujar Audi.
Lalu, tak lama setelah menelpon, masuk pesan singkat yang berisi kode rahasia sebanyak empat angka dan permintaan maaf akan mengembalikan uang yang sudah lenyap. Kemudian, Audi melaporkan kasus ini ke Polsek Pekanbaru Kota. Menurut Elfis Remon selaku Wakil Ketua Polsek Pekanbaru Kota mengatakan bahwa, "Saat ini keberadaan pelaku sudah ditemukan, pelaku berada di daerah Sumatera Selatan. Sulit memastikan keberadaan pelaku karena, pelaku saat ini pindah pindah alamat".
Audi juga melaporkan kasus ini ke pihak Go-Jek. "Untuk sementara waktu jangan menggunakan akun, dikarenakan nomor yang tertera berbeda dari yang sudah terdaftar". Ujar pihak Go-Jek Pusat
Audi menambahkan bahwa, " Dengan adanya kejadian ini, Masyarakat harus lebih hati-hati lagi dan untuk oknum tersebut tidak lagi berani melakukan aksi penipuannya, bagian pihak Go-Jek, tolong memperketat situs appnya, Agar tidak mudah dibobol oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan memberikan tanggapan atau klarifikasi atas kejadian penipuan ini", Ungkap Audi.
Reporter: Hafidz
Salah satu warga yang menjadi korban penipuan ialah Audi Savira Putri (21). Mulanya, seorang bernama Chandra yang mengaku sebagai Customer Service dari Go-Jek langsung menelpon dan meminta untuk mengisi ulang saldo Go-Pay dengan alasan akan mendapatkan hadiah sebesar 3 juta rupiah, tepat pukul 19.00 Wib. Minggu, (4/11).
Audi mengatakan bahwa, "Jika mengisi ulang saldo Go-Pay biasanya langsung ke driver". Pelaku mengalihkan pembicaraannya dengan mengatakan, "Jika mengisi ulang saldo Go-Pay melalui bank akan mendapatkan hadiah, kemudian dia memandu cara untuk pengisian saldo Go-Pay. "Setelah mengikuti panduan, ternyata saldo saya yang ada di ATM telah lenyap sebesar 4 Juta Rupiah", Ujar Audi.
Lalu, tak lama setelah menelpon, masuk pesan singkat yang berisi kode rahasia sebanyak empat angka dan permintaan maaf akan mengembalikan uang yang sudah lenyap. Kemudian, Audi melaporkan kasus ini ke Polsek Pekanbaru Kota. Menurut Elfis Remon selaku Wakil Ketua Polsek Pekanbaru Kota mengatakan bahwa, "Saat ini keberadaan pelaku sudah ditemukan, pelaku berada di daerah Sumatera Selatan. Sulit memastikan keberadaan pelaku karena, pelaku saat ini pindah pindah alamat".
Audi juga melaporkan kasus ini ke pihak Go-Jek. "Untuk sementara waktu jangan menggunakan akun, dikarenakan nomor yang tertera berbeda dari yang sudah terdaftar". Ujar pihak Go-Jek Pusat
Audi menambahkan bahwa, " Dengan adanya kejadian ini, Masyarakat harus lebih hati-hati lagi dan untuk oknum tersebut tidak lagi berani melakukan aksi penipuannya, bagian pihak Go-Jek, tolong memperketat situs appnya, Agar tidak mudah dibobol oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan memberikan tanggapan atau klarifikasi atas kejadian penipuan ini", Ungkap Audi.
Reporter: Hafidz


Komentar Via Facebook :