Sebanyak 2.228 Rumah Masih Terendam Banjir di KHS

Sebanyak 2.228 Rumah Masih Terendam Banjir di KHS

TELUK KUANTAN, RanahRiau.com - Sebanyak 11 dari 14 Desa yang ada di kecamatan Kuantan Hilir Seberang (KHS) Senin (05/11/2018) masih terendam banjir, saat ini jumlah rumah yang masih terendam banjir sejak Minggu (4/11) kemarin, yaitu berjumlah 2.228 buah rumah.

"Sampai saat ini kondisi air masih terus naik sekitar 1 cm /1 Jam,"ujar DANPOSMIL Kuantan Hilir Seberang PELDA SUPARNO saat berada di lokasi banjir

Sementara kondisi ketinggian air di dalam rumah warga sa'at ini mencapai 100 Cm hingga 120 cm, namun dengan ketinggian air tersebut, masyarakat masih ingin tetap bertahan di rumah masing-masing.

DANPOSMIL Kuantan Hilir Seberang PELDA SUPARNO saat meninjau lokasi banjir bersama Sekcam KHS Guntu Mayadi, SE, Kepala UPTD Kesehatan Primadona,S.Kep beserta TAGANA Marlius, kepada RanahRiau.com juga mengatakan, "Sa'at ini kami masih Fokus melakukan pengecekkan terhadap Ibu hamil (Bumil) dan anak Bayi lima Tahun (Balita) yang rawan terkena penyakit menular,"ujarnya

Dikatakan PELDA SUPARNO, "Berdasarkan data kami sementara dilapangan, jumlah Bumil yang terdampak banjir yaitu sebanyak 54 orang , dan Balita sebanyak 650 orang.

Kemudian, Untuk Hewan Ternak warga, Semetara waktu di ungsikan di Desa tetangga yang tidak terdampak banjir, seperti Desa Koto Rajo, supaya lebih aman.

Ketika ditanya, Setelah dua hari masyarakat mengalami kebanjiran, bantuan apa yang telah diterima masyarakat ?, DANPOSMIL Kuantan Hilir Seberang PELDA SUPARNO ini menjawab, Sampai saat ini masyarakat belum menerima bantuan, Seperti Beras, Minyak goreng, Indomie dan lain sebagainya.

"Ya, Semoga saja bantuan secepatnya bisa disalurkan pemerintah kepada masyarakat yang terdampak banjir ini, saya yakin sekali pemerintah sebetulnya sangat peduli terhadap masyarakat, mungkin ada kendala yang tidak kita ketahui sehingga Pemerintah belum bisa menyalurkan bantuannya,"ungkap Danposmil Suparno

Namun kita berharap banjir ini segera berakhir, sehingga masyarakat bisa bernapas legah dan beraktifitas seperti biasa, Pungkasnya

Reporter : Eki Maidedi

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :