Tiga Desa di Kecamatan Kuantan Mudik terancam gagal memeriahkan HUT KEMRI
Kuantan Singingi, Ranahriau.com- Menjelang Datangnya Bulan Agustus, Kabupaten Kuantan Singingi telah melakukan banyak kegiatan kebudayaan demi terciptanya suasana yang meriah untuk memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan menjaga Nilai-nilai Budaya supaya Budaya tetap Terpelihara dengan baik sehingga tidak pudar, diantaranya Pacu Jalur Tradisional yang merupakan Budaya yang sudah ada di kabupaten Kuantan Singingi semenjak satu abad lebih.
Lain halnya dengan yang satu ini, dikecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau, Kepala Desa Pantai Marwin kepada Ranahriau.com Kamis (26/7/2018) menjelaskan, bahwa Selama Sebelas tahun didesanya selalu diadakan beberapa Kegiatan untuk memeriahkan HUT KEMRI, seperti Upacara Bendera, Karnaval, dan gerak jalan santai tidak pernah dilarang dilakukan didesanya. "Ini setiap tahunya kami laksanakan, bukan tahun ini saja," jelasnya
Lebih Lanjut Marwin mengatakan, dari jauh hari kami sudah merencanakan akan mengadakan kegiatan tersebut untuk memeriahkan HUT RI diDesa, Namun pada akhirnya Tidak mendapat izin dari pihak kecamatan, karena Pihak Kecamatan meminta untuk bersama-sama memeriahkan di tingkat kecamatan.
"Saya kecewa kepada camat Kuantan Mudik saat ini, kenapa pada masa beliau desa kami tidak boleh melakukan kegiatan diDesa padahal sudah Sebelas tahun kegiatan seperti ini Kami lakukan di Desa,"ungkapnya dengan nada tinggi
"Saya sudah sampaikan kepada Wakil Bupati tentang hal ini, Alhamdulillah Wabup menanggapi dan akan memanggil Camat Kuantan Mudik" jelasnya
Marwin berharap bisa mengadakan Kegiatan untuk memeriahkan HUT RI ke 73 di Desanya, karena ada tiga desa yang akan bergabung pada kegiatan tersebut, yaitu Desa Pantai, Desa Lubuk Ramo dan Desa Air Buluh," Ujarnya menandaskan
Wartawan Ranahriau.com sudah melakukan konfirmasi terhadap Camat Kuantan Mudik Jevrian Afriadi melaului via Wasthap yang telah dibacanya, dengan pertanyaan Terkait Larangan tersebut, Sampai saat ini belum mendapat Tanggapan.
Reporter : Eki Maidedi


Komentar Via Facebook :