Banjir dan Longsor kembali terjadi di Kuansing, ini Tanggapan Wabup

Banjir dan Longsor kembali terjadi di Kuansing, ini Tanggapan Wabup

Kuantan Singingi, RanahRiau.com- Ruas Jalan nasional yang menghubungkan Riau-Sumbar menuju Kiliran Jao Terancam putus, karena Terjadi Longsor yang menyebabkan Penahan Tebing jalan Amblas tepatnya di Desa Kasang dikawasan Bukit Betabuh sebelum memasuki kawasan air terjun Guruh Gemurai sebelah kanan dari arah Teluk Kuantan menuju Kiliran Jao Minggu ( 08/04/2018 ) siang

Amblasnya Penahan tebing tersebut disebabkan karena tingginya curah hujan semenjak Sabtu malam hingga Minggu siang di wilayah Kuansing dan sekitarnya.

Plt. Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kuansing, Ade Fahrer Arif saat dikonfirmasi wartawan mengatakan " Ya ada jalan amblas di kawasan Bukit Betabuh desa Kasang yang merupakan jalan nasional sebagai jalan penghubung Riau - Sumbar dan jalan lintas Tengah Sumatera, oleh karenanya Para pengguna jalan diminta agar ekstra hati-hati melewati jalan tersebut, karena kita kwatir akan terjadi Longsor susulan, Kalau separuh saja jalan amblas akan susah dilewati, disini juga tidak ada jalan alternatif, dan terletak ditepi jurang," jelasnya

Turap jalan yang amblas ini juga sudah dilaporkan pada balai penanganan dan pemeliharaan jalan nasional di Padang. " Kita harapkan segera diantisipasi secepatnya," pungkas Ade

Tidak hanya Longsor, Beberapa Desa dikuansing juga terendam banjir pada Minggu (08/04) siang, salah satunya Desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar yang merupakan Desa Langganan Banjir disaat Curah hujan sangat deras.

Menanggapi Bencana banjir ini, Wakil Bupati Kuantan Singingi H.Halim akan memanggil dinas terkait secepatnya, guna membahas Desa-desa mana saja yang menjadi langganan Banjir seperti Desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar ini. Ya, Setidaknya untuk mengurangi dampak dari banjir tersebut,"ujar Wabup

Wakil Bupati kuansing H.Halim juga menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat yang terkena dampak Banjir " karena saat ini saya berada diluar daerah, besok Senin.(09/04/2018) saya akan turun langsung ke lokasi Banjir tersebut," ujar Wabup menandaskan

Sementara Kepala Desa Petapahan Syafrilis ketika dikonfirmasi ranahriau.com belum bisa dimintai keterangannya, namun berdasarkan keterangan yang dihimpun dari salah seorang warga Desa Petapahan. Deka menyampaikan, "tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, saat ini Masyarakat sudah menerima bantuan dari pemerintahan Desa,"pungkasnya

Reporter : Eki Maidedi

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :