Narkoba Dibalik Penjara, Koq Bisa.? Ini Penjelasan Kalapas IIA Tembilahan...

Narkoba Dibalik Penjara, Koq Bisa.? Ini Penjelasan Kalapas IIA Tembilahan...

Tembilahan, RanahRiau.com- Usai membongkar sindikat peredaran narkoba yang diduga dikendalikan oleh salah seorang narapidana yang dari dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) telah membuktikan peredaran narkoba dari balik jeruji besi.

Menanggapi penangkapan atas warga binaan lapas kelas II Tembilahan tersebut, kepala Lapas Kelas II Tembilahan menjelaskan saat penangkapan tersebut kasat narkoba menghubungi saya saat itu, kebetulan saya sedang mengikuti Bimtek di Jakarta.

"Pagi harinya, saya ditelpon ada informasi bahwasannya Narkoba seberat setengah kilo gram yang melibatkan warga binaan LP Tembilahan, yang mana pada saat itu seorang perempuan ditangkap diluar LP saat hendak membesuk suaminya yang ada didalam LP," Kata Kalapas Tembilahan kepada awak media usai menggelar pemusnahan barang bukti dimapolres Inhil, senin (26/02/2018) siang.

Lebih lanjut, Mendapat kabar tersebut saya langsung menelpon Kasi Binalik untuk memerintahkan jangan berbuat macam-macam dan tangkap HP nya kalau betul-betul ada penangkapan dan jangan sampai barang bukti dan HP nya lepas.

Selanjutnya, Kalapas Kelas II A Tembilahan, Sudirwan menjelaskan, sejak dirinya dipercaya menjadi Kalapas Kelas II A Tembilahan, dirinya bertekad agar jangan ada narkoba didalam LP dengan upaya-upaya yang telah dilakukan.

"Ketika penangkapan tersebut Maradona tersangka langsung kita amankan dan juga HP nya langsung kita amankan karena penangkapan tersebut tidak lepas dari HP nya," jelas Sudirwan

Saat disinggung apakah warga binaan bebas menggunakan HP didalam LP, Sudirwan dengan tegas mengatakan bahwa didalam LP tidak ada kebebasan untuk menggunakan HP karena itu dilarang.

"Kita selalu melakukan upaya pencegahan dengan menggelar razia,  Tapi saya tidak tau dari mana datangnya," ucapnya.

"Kalau ada petugas yang bermain akan ditindak dengan tegas. Saat ini saya masih melakukan penyelidikan," lanjutnya

Dikatakan Sudirwan, penangkapan yang lain beberapa waktu lalu dirinya beserta jajaran  dan 42 PNS yang baru melakukan razia walaupun pada saat itu mengalami kecolongan tapi alhamdulillah menemukan delapan paket shabu.

"Saya mengoptimalkan bagaimana 42 PNS baru ini tidak rusak agar dapat mengamankan Inhil ini dari Narkoba," tambahnya

Lebih lanjut, dirinya meminta bantuan dari seluruh pihak untuk membantu dalam memberantas narkoba. Apababila nanti ada informasi terkait transaksi narkoba di LP segera hubungi saya agar segera kita tidak.

"Untuk saat ini, apabila ada jam kunjung telah habis pagar LP saya perintahkan untuk ditutup dan titipan apapun tidak saya terima lagi. Ini merupakan upaya yang saya lakukan," tutupnya.


Reporter    : Yanda/Rilis


 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :