Firdaus, Anak Kampung Penakluk Masa Depan
RanahRiau.com- FIRDAUS adalah anak kampung. Anak yang tumbuh dan besar dengan tradisi yang ketat dengan agama, disiplin dan haus akan ilmu. Namun, dalam keterbatasan kampung, Firdaus memiliki berbagai keinginan yang harus dia ujudkan.
Firdaus memang bukanlah anak kampung biasa. Dia memelihara tekad dan cita cita yang besar. Cita cita untuk membangun dan mengangkat harkat, marwah dan martabat negerinya. Karenanya, dalam perjalanan kehidupannya, Firdaus merengkuh cita cita menjadi sarjana teknik, pegawai negeri, pejabat pemerintah dan akhirnya menjadi Walikota Pekanbaru dua priode, dengan keyakinan penuh. Firdaus adalah tipe anak kampung yang gigih. Anak kampung yang bisa membaca keinginan dan masa depan dengan kesungguhan.
Kunci keberhasilan Firdaus adalah kerja keras. Karena itu, anak seorang Datuk Kampar, Muhammad Bagindo Pado dan ibu Hj Rufiah ini, dikenal di kalangan teman teman dan mitra kerjanya, sebagai seorang 'Visioner'. Seorang yang mampu berfikir jauh ke depan. Dan ketika dia dipercaya mengelola masa depan, diapun kemudian menaklukkannya. Orang orang seperti ini, kata Jean J Rousseau, seorang filsuf asal Prancis, mampu "mengubah masa depan" dengan caranya. Dia memanfaatkan kelebihan yang diberikan Tuhan kepadanya.
Jean Rousseau, pada zamannya, juga dikenal sebagai pemikir masa depan. Jean yang tidak saja seorang penulis, komposer pada abad pencerahan, juga seorang pemikir besar. Orang seperti Jean hanya ada satu dalam lima juta orang. Ini terbukti, bahwa filosofinya memengaruhi Revolusi Prancis. Perkembangan politika modern dan dasar pemikiran edukasinya, juga berkembang hingga kini di seluruh dunia. Tersebab ini, Jean dimasukan sebagai Pahlawan Nasional di Panthéon Paris, pada tahun 1794, enam belas tahun setelah kematiannya.
Sebagai seorang Praktisi Komunikasi, Humas dan Media di Riau, saya melihat Firdaus juga memilki kelebihan itu. Dia seorang konseptor, perancang bangun yang cermat, pemikir yang mengembangkan teori kecerdasan akal, seorang yang beruntung karena ikhlas dan memiliki tekad kuat serta kerja keras. Dia tidak akan akan pernah berhenti memikirkan masa depan. Ketika maju menjadi Walikota Pekanbaru kedua kali, Firdaus mengatakan; "Saya ingin Pekanbaru dan Riau menjadi Madani. Negeri yang maju dan berkeadilan."
Jika bukan Firdaus yang mengatakan; "Negeri yang maju dan berkeadilan," saya pasti akan tersenyum saja. Bahkan jika ada yang melihat, bahwa senyum saya sedikit miring, itu sungguh bukan saya buat buat. Sebab untuk menjadikan Riau "maju" dan "berkeadilan" bukanlah pekerjaan yang mudah. Tapi karena Firdaus yang mengungkapkan, ada sedikit kepercayaan di hati saya. Karena saya mengikuti perjalanan karirnya sejak 20 tahun terakhir sebagai wartawan di Riau. Firdaus adalah orang yang selalu dan ingin membuktikan kata katanya.
Juga ketika Firdaus mengatakan kepada saya, bahwa dia ingin maju sebagai Gubernur Riau priode 2019-2024, sayapun mendukungnya. Meskipun saya tak bisa menjadi Timnya, karena status saya sebagai seorang pengurus organisasi wartawan, saya percaya Firdaus akan mampu mewujudkannya. Saya juga percaya, masyarakat Riau melihat Firdaus dari sisi yang lain. Melihat Riau yang maju dan berkeadilan di masa depan.
Di mata saya, Riau memang negeri yang kaya dan istimewa. SDM dan SDA yang lebih dari cukup. APBD yang besar dari tahun ke tahun. Tapi untuk melukiskan kata "maju" dan "berkeadilan", bagi rakyatnya, masih jauh dari bayangan saya. Ketidakseimbangan pembangunan, adalah masalah yang serius. Harusnya, sebagai sebuah negeri penghasil devisa terbesar untuk Indonesia, Riau sudah lama maju dan adil. Namun kenyataannya, pertumbuhan ekonomi negeri ini justru tidak seimbang dan rendah. Data terbaru mencatat pertumbuhan ekonomi Riau hanya 2,2 persen. Angka yang jelas di bawah rata-rata nasional.
Keterpesonaan saya terhadap kemampuan Firdaus, manakala dalam sebuah perbincangan dia mengatakan, akan memberikan porsi besar buat membangun karakter dan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia). Karena ke depan SDM adalah kunci keberhasilan Riau. Apapun persoalan yang dihadapi negeri ini, akan terselesaikan dengan SDM yang handal. Rendahnya pertumbuhan ekonomi di Riau, antara lain karena rendahnya kualitas SDM tersebut. Makanya, dia akan memberi kesempatan pada "Generasi Madani" untuk menjadi tangguh.
Ketika nanti SDA (Sumber Daya Alam) Riau seperti minyak bumi, gas, sawit hingga karet dan lainnya punah, sudah lahir SDM yang berkualitas. Kalaupun SDA masih ada, hasilnya tidak akan dijual mentah seperti sekarang. Tapi akan hadir industri pengelola yang dibuat oleh SDM tangguh tersebut. Begitu juga di beberapa sektor pembangunan lain yang sangat beragam di Riau. Salah satunya adalah bidang pariwisata. Setelah SDA Riau menipis, pariwisata adalah harta terpendam yang harus terus digesa. Letak Provinsi Riau yang strategis, dimaksimalkan untuk membuka lapangan pekerjaan baru untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Semua ini, tak ada yang tak mungkin jika direncanakan dengan sungguh-sungguh. Dan, saya percaya Firdaus dengan SDM yang dibangunnya, mampu merencanakan dan melaksanakannya dengan baik.
SDM, kata Firdaus, akan menjadi prioritas utama. Dia akan menggesa kualitas SDM yang mampu berdaya saing dengan negara lain. Apalagi menghadapi Ekonomi Masyarakat Asean (MEA), daerah ini hanya jadi penonton bila masyarakat tidak siap. Sesulit apapun situasi ekonomi, Riau akan mampu keluar dengan kepala tegak, jika memiliki tenaga profesional yang tangguh, berpendidikan tinggi, agamis dan mampu menegakkan harkat, martabat dan marwah rakyat Riau.
Dan, mengingat beberapa bulan ke depan Riau memilih gubernur baru, saya menyarankan dudukkanlah pemimpin yang benar-benar memiliki konsep dan seorang visioner yang berani membangun Riau. Tokoh yang tidak penakut dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, apalagi dalam mengambil kebijakan dan keputusan.
Saya melihat, banyak persoalan Riau yang harus diselesaikan hari ini dan masa depan. Kita butuh sosok yang paham, sosok yang punya pengetahuan lebih. Sosok pekerja keras yang punya cita cita membangun negeri tanpa pamrih. Sosok rendah hati yang cerdas untuk mengangkat harkat dan martabat rakyat Riau. Saya melihat Firdaus, seorang di antaranya. Seorang yang mampu menaklukkan masa depan untuk Negeri Maju dan Berkeadilan!
Catatan H Dheni Kurnia, Praktisi Komunikasi dan Media Riau


Komentar Via Facebook :