Ihh Ngeriii... Sosok Mayat Lelaki Ditemukan di Kecamatan Sentajo Raya, Sekujur Badan Tertutup Lumpur

Ihh Ngeriii... Sosok Mayat Lelaki Ditemukan di Kecamatan Sentajo Raya, Sekujur Badan Tertutup Lumpur

Kuantan Singingi, RanahRiau.com- Rido Al Amin (7) temukan Sosok mayat AKMAL (62) warga Desa Kampung Baru Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, tepatnya di perkebunan sawit dan karet dengan kondisi rawa dengan genangan air. Dengan Posisi korban dalam keadaan terlentang, Memakai Baju warna merah dan celana warna biru masih terpasang penuh lumpur. Minggu, (28/01/2018).

Kapolres AKBP Fibri Karpiananto,SH.Sik melalui Ka Humas Polres Kuansing AKP G Lumban Toruan membenarkan adanya penemuan sosok mayat oleh Rido Al Amin yang masih berumur Tujuh Tahun. Berdasarkan keterangan saksi (Rido) Dirinya mau pergi memancing, kemudian dalam perjalanan Rido melihat tulang-tulang yang diduga Sosok mayat manusia.

Setelah pulang dari memancing, Rido Al Amin mengabarkan kepada ayahnya Aspul Amri (57). Kemudian sekira pukul 15.00 Wib Rido bersama ayahnya (Aspul Amri) pergi melihat ke TKP. Sesampainya di TKP, Aspul Amri melihat secara langsung sosok mayat tersebut, kemudian dirinya langsung menghubungi warga lainnya untuk melihat ke TKP dan melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Kuantan Tengah.

Kemudian TKP dipasang police line serta Mengambil dokumentasi, dan Membawa mayat ke RSUD Teluk Kuantan utk diperiksa secara medis  dan divisum seterusnya Mengumpulkan baket dari masyarakat.

Setelah dilakukan pengembangan, Musfian , 52 thn yang merupakan Adik korban , Jamlus (50) Kepala Desa dan Dian Suheri (47) yang merupakan tetangganya memberikan keterangan bahwa korban pergi dari rumah sudah lebih kurang 5 (Lima) minggu, terakhir kali waktu ada pertandingan bola kaki dilapangan

Korban tinggal bersama-sama dengan kakak kandungnya bernama JATI ( 76 Thn ). Karena korban tidak memiliki istri dan anak, Dari kecil Korban mengalami gangguan jiwa sehingga tidak pernah sekolah

Kemudian saksi membenarkan Bahwa korban memakai pakaian tersebut sewaktu pergi dari rumah Kebiasaan korban jalan kaki lalu lalang hingga ke Benai dan Pangean kemudian balik lagi kerumah. biasanya juga kembali kerumah dengan waktu yang tidak dapat ditentukan.

Setelah Korban dibawa ke RSUD Teluk Kuantan untuk dilakukan Visum luar. Dan keluarga menolak untuk dilakukan Otopsi. Dan Selanjutnya permintaan keluarga korban dibawa keluarga untuk dikebumikan juga malam ini. Terhadap Berita Acara penolakan Otopsi sudah dibuat, namun setelah mengurus Jenazah dan dikebumikan baru ditanda tangani keluarga sebagaimana permohonan pihak keluarga.

Terhadap keterangan  saksi-saksi diatas belum dituangkan dalam BA Interogasi tertulis karena seluruh keluarga dan masyarakat kampung masih mengurus Jenazah untuk dikebumikan.

Reporter : Eki Maidedi



 

 

 

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :