Festival Pro Komunitas mengangkat Tiga Isu Utama
RanahRiau.com- Rapat kordinasi Festival Pro Komunitas yang akan di laksanakan tanggal 28 Januari 2018 menghasilkan beberapa keputusan penting. Festival Pro Komunitas akan mengangkat isu-isu yang sekarang menjadi sorotan masyarakat, pemerintah, dan komunitas. Topik isu yang di angkat adalah feminisme, lingkungan hidup dan pariwisata. Kita melihat sekarang, isu feminisme kurang di pahami oleh masyarakat. Banyak yang menganggap isu ini hanya sekedar “permasalahan” hak, padahal dimensinya sangat luas.
Selanjutnya, Pada tahun 2028-2030 saat puncak bonus demografi di Indonesia, isu lingkungan hidup juga akan menjadi tantangan di Indonesia. Kita melihat, sangat banyak yang masih perlu di benahi dalam menata lingkungan terutama yang bersinggungan dengan industri ataupun yang paling sederhana masalah sampah yang sering dianggap sepele. Padahal jika dimamfaatkan mampu bernilai ekonomis. Sebagai ilustrasi, Bank sampah yang kini menjadi solusi efektif dalam menanganinya. Tak kalah menariknya, pariwisata juga menjadi topik yang akan angkat di festival Pro komunitas di Riau. Kita melihat, baru-baru ini provinsi Riau mendapatkan 7 penghargaan dari pemerintah dan menjadi juara umum di perhelatan akbar Anugerah Pesona Indonesia ( API ). Tentu ini menjadi tantangan pemerintah dalam mempertahankannya di masa depan. Harapannya, dengan festival Pro Komunitas ini, akan banyak yang semakin mendukung pariwisata di Provinsi Riau karena perkiraan peserta festival Pro Komunitas ini akan di hadiri oleh 20-30 komunitas dan 600-1000 peserta.
Pada kesempatan rapat kordinasi , kordinator Festival Pro Komunitas, bernar, menyampaikan, festival komunitas telah berkomunikasi dengan komunitas Sinergi, Youth Of Indonesia, Sebangsa, dan Techinasia untuk ikut mendukung festival pertama dan terbesar di provinsi Riau.
Untuk mensukseskan festival komunitas Pro Komunitas ini, masing-masing ada perwakilan dari beberapa komunitas. Yaitu, kordinator dan penggagas Festival Pro Komunitas, Bernar dari komunitas bonus demografi Riau, Humas di kordinasi oleh Ade Surya dari YFCC Riau, Perlengkapan dari komunitas Tiger Heart yang di wakili oleh Jatmiko, dokumentasi oleh Anggi dari Ennumerator Riau dan Gozi dari PCR Fighter. Tidak ketinggalan pula seksi acara oleh Roby dari komunitas NBS ( Nongkrong bareng sosiolog ) , sektretaris Wilza dari U.A. Adventure, dan Uci sebagai bendahara dari komunitas AMR ( Awak Muda Riau ).
Sumber : Rilis


Komentar Via Facebook :