Tak Kenal Lelah, Bupati Kampar Tetap Fokus Pada Pembangunan Infrastruktur

Tak Kenal Lelah, Bupati Kampar Tetap Fokus Pada Pembangunan Infrastruktur

Kampar, RanahRiau.com- Ketersediaan infrastruktur jalan di perkotaan maupun akses jalan pedesaan memiliki peranan penting dalam suksesnya pembangunan di Kabupaten Kampar. Kondisi jalan yang memadai akan sangat memudahkan akses transportasi dan mempercepat pembangunan daerah yang berjuluk 'Serambi Mekkah' tersebut.

Pemerintah Kabupaten Kampar memiliki komitmen melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan hingga jalan pedesaan, terutama jalan-jalan produksi pertanian dan perkebunan masyarakat. Ketersediaan akses jalan merupakan urat nadi pembangunan dan dasar utama peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat.

Hal ini dapat terlihat dari kondisi jalan di pedesaan di Kabupaten Kampar yang 75 persen dalam keadaan baik. Sejalan dengan motto menteri PUPR, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar juga memiliki motto: “Bekerja Keras, Bergerak Cepat dan Bertindak Tepat”.

Sebagai bukti komitmen Pemda Kampar dalam peningkatan pembangunan jalan di wilayah Kabupaten Kampar, pada tahun anggaran 2017 ini, paling sedikitnya Rp 120 miliyar anggaran telah disediakan untuk pembangunan puluhan kilo meter jalan di wilayah Kabupaten Kampar.

Pemda Kabupaten Kampar bahkan juga menyediakan anggaran untuk pemeliharaan jalan-jalan pedesaan yang rusak. Sehingga dana yang disediakan tersebut dapat gunakan disaat yang membutuhkan.

"Apabila ada jalan yang rusak, maka kita akan langsung memperbaikinya," tandas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar, Indra Pomi beberapa waktu lalu.

PUPR, lanjutnya, juga memprogramkan 26 jembatan untuk 5 tahun ke depan dan ditambah dengan pembangunan jembatan desa yang terputus atau rusak juga akan menjadi perhatian sehingga akses menuju satu desa ke desa lainya bisa lancar.

Namun, saat ini pembangunan-pembangunan jalan tersebut terhadang kendala, diantaranya adalah permasalahan dana dan undang-undang Desa no. 6 tahun 2015 yang mengatakan bahwa jalan desa termasuk kepada kewenangan desa. "Sebelumnya (sebelum UU Desa, red) sudah dibangun 300 KM (aspal). Kami juga sudah mengajukan perubahan status untuk masuk dalam kriteria jalan kabupaten. Dengan demikian, jalan tersebut akan masuk kedalam kewenangan kita," Tandasnya lagi.

Langkah nyata itu di aplikasikan oleh sang bupati, pasalanya, Meski hari libur Bupati Kampar H.Azis Zaenal,SH.MM tetap lakukan kegiatan seperti hari biasanya. Terlihat pada hari ini Jum’at (1/12/2017) melakukan peninjauan dibeberapa lokasi pembangunan infrastruktur. Azis meninjau pengerjaan jalan Sei Putih dan jalan lingkar kantor Desa Kualu Nenas serta peninjauan pembangunan gedung serba guna Desa Kuapan Kecamatan Tambang.

Berdasarkan data yang diperoleh, pengerjaan jalan yang ditinjau Bupati ini sepanjang 1,7 KM.

"Pemkab Kampar berusaha untuk konsisten dalam menjalankan program yang telah dipersiapkan yakni program 3i, dimana salah satunya adalah peningkatan infrastruktur, Semoga pengerjaan jalan ini segera rampung sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dan masyarakat dapat menikmati pembangunan” Papar Bupati.

Upaya percepatan mewujudkan Program 3i yang dicanangkan  Bupati Kampar H.Azis Zaenal.SH.MM terus digesa, upaya nyata terus digerakkan, dengan memampaatkan semua potensi yang ada, baik di daerah maupun ke tingkat pusat terus dikejar Azis Zaenal  sejak dilantik secara resmi sebagai Bupati Kampar tanggal  22 Mei 2017 yang lalu.

Tidak hanya itu, Karena Masyarakat sangat membutuhkan, apalagi kondisi wilayah kampar yang dialiri 3 Sungai, infrastruktur seperti jembatan sangat diperlukan untuk mempercepat arus orang dan barang.

"Untuk itu kami datang menyerahkan proposal pembangunan beberapa jembatan, semoga kampar merupakan daerah proritas," Ujarnya

Selanjutnya Bupati Juga berharap Pembangunan Jalur 2 PKU-BKN terus di bangun untuk menghindari kemacetan, Sementara itu Direktur Jalan Bebas Hambatan Perkotaan dan Fasilitas Jalan Daerah Ir Sugiono MScEng Mengatakan bahwa saat ini dalam perencanaan pembangunna Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Pekanbaru-Padang yang akan melewati Kampar.

Dan beliau menambahkan semua Usulan- usulan yang disampaikan Kampar sudah diterima dan akan menjadi pertimbangan bagi kementerian PUPR dalam mengalokasikan anggaran pembangunan baik jalan maupun jembatan.

sebelumnya, Bupati Kampar H.Aziz Zaenal. bersama Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Direktorat Bina Marga Kementerian PUPR Arief Rahman bersama staf dan Kasubdit Alokasi Pendanaan Pemerintah Pusat Eka Chandra Buana meninjau ke beberapa titik pelebaran ruas jalan nasional Bangkinang-Pekanbaru.

"Ke depan asyarakat bisa merasakan ketika mau masuk ke Kota Bangkinang benar-benar seperti memasuki sebuah kota, bukan seperti sekarang yang jalannya sempit dan masih satu jalur. Azis menyampaikan, pelebaran jalan ini diharapkan bisa terwujud pada tahun 2018 mendatang," Jelas Bupati Kampar.
 
Peninjauan beberapa titik pelebaran ruas jalan di Kabupaten Kampar, Kata Aziz akan dimulai dari jalan jalur dua di Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang.

"kepada pejabat Kementerian PUPR agar sesegera mungkin untuk melanjutkan pembangunan ruas jalan dua jalur Pekanbaru–Bangkinang yang telah lama tertunda pembangunannya," Imbuhnya.

Adapun Yang Menjadi target dalam penjelasan Bupati, diantarannya pekerjaan perbaikan ruas jalan Batu Bersurat menuju Candi Muara Takus si Kecamatan XIII Koto Kampar.

"Candi Muara Takus merupakan cagar budaya dan tidak bisa dikelola sepenuhnya oleh Pemkab Kampar karena berbenturan dengan aturan, akan tetapi hal ini bisa dikelola dengan pihak ketiga seperti yang dilakukan oleh manajemen Candi Borobudur," Jelasnya lagi.

Sementara itu Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Kementrian PUPR Arief Rahman mengungkapkan bahwa ia telah melihat langsung apa saja yang sedang dibutuhkan masyarakat Kabupaten Kampar saat ini. “Insya Allah pada APBDP tahun 2017 atau APBN 2018 segera dianggarkan,” ungkapnya.

Arief menilai bahwa pelebaran jalan ini sudah layak segera dilaksananakan melihat kondisi padatnya kendaraan yang melintasi jalur Bangkinang-Pekanbaru serta saat memasuki Kota Bangkinang dari Pekanbaru menuju Sumbar.

"Prinsipinya kami mendukung untuk membantu pembangunan infrastruktur di kabupaten Kampar." Tandasnya.


Reporter   : Redaksi/Advertorial
Editor     : Fes

 

 

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :