Sejumlah Gerai tanpa Surat Izin Usaha Berkembang di Dumai
Dumai, RanahRiau.com- Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Dumai berkoordinasi dengan
instansi terkait untuk penanganan temuan sejumlah toko modern yang
terindikasi tidak melengkapi perizinan usaha.
Kepala
Bidang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan DPTSP Kota Dumai Said
Effendi mengatakan dari pemantauan diketahui sejumlah gerai terkemuka
diduga belum memiliki izin usaha toko modern sehingga tidak memberikan
kontribusi ke daerah.
"Dugaan tidak memiliki
izin usaha, toko modern ini akan ditindaklanjuti dengan berkoordinasi
bersama instansi terkait lain untuk penanganan lebih lanjut," kata Said
di Dumai, Selasa.
Menurutnya, untuk mendapatkan
izin usaha toko modern ini maka sebelumnya harus mengantongi izin
gangguan atau HO dan sejumlah gerai diduga tidak memiliki IUTM tersebut.
Pemerintah
Dumai akan mengambil tindakan tegas terhadap pendirian usaha tidak taat
aturan daerah ini bersama instansi terkait yaitu Satpol PP, Dinas
Perdagangan, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Badan
Penanggulangan Bencana Daerah.
"Pemerintah akan menegur mereka agar secepatnya melengkapi izin di instansi terkait," sebutnya.
Pengawasan
pemerintah selanjutnya juga akan menyasar ke sejumah pertokoan modern
lain untuk penegakan peraturan daerah dan memaksimalkan potensi
pendapatan asli daerah dari sektor perizinan.
Dia
berharap semua pihak dan masyarakat agar melengkapi perizinan pendirian
usaha agar aturan daerah dapat ditegakkan, berkontribusi untuk PAD dan
beroperasi tidak mengalami kendala.
Sementara,
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Dumai Bambang Wardoyo menyebutkan
temuan usaha tidak melengkapi izin ini hasil razia perizinan dilakukan
pada bulan Ramadhan atau Juni 2017 lalu.
Selanjutnya,
hasil temuan disampaikan ke pimpinan dan instansi terkait untuk langkah
penanganan lebih lanjut, karena Satpol PP hanya sebagai pengawas dan
penegak peraturan daerah.
"Untuk langkah
selanjutnya kita siap berkoordinasi dengan instansi terkait agar aturan
perizinan usaha di Dumai dapat diikuti serta potensi pemasukan keuangan
daerah lebih maksimal," sebut Bambang.
(AntaraRiau,com)


Komentar Via Facebook :