Hadiri Uji Sampel Makanan di Pasar Pagi Arengka, Gubernur Riau Himbau Masyarakat untuk Selektif
Pekanbaru, RanahRiau.com- Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman ajak masyarakat Riau khususnya Pekanbaru lebih seleksif dalam memilih takjil atau makanan berbuka puasa. Tak terkecuali para pedagang, juga dihimbau tak hanya mencari keuntungan semata. Faktor pertimbangan sosial juga, agar tak merugikan masyarakat, khusunya dalam hal kesehatan.
"Sore tu biasa buru-buru semua. Tapi dihimbau kepada pedagang mempertimbangkan juga bagaimana kesehatan masyarakat, kata Andi Rachman, disela-sela acara pengujian sampel makanan yang diselenggarakan Balai Besar Pengawas Obat Makanan (BBPOM) bekerja sama dengan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, di Pasar Pagi Arengka, Ahad (4/6/17).
Begitu juga dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru, diminat terus melakukan pengawasan barang dagangan masyarakat yang tersebar di semua jalanan, baik di Pekanbaru mau pun daerah lainnya di Riau.
Dengan pengawasan itu, tentunya dapat meminimalisir beredarnya makanan berpengawet atau berbahan kimia lainnya yang bertujuan untuk mencari keuntungan pribadi. "Ini tentu juga dengan memaksimalkan sosialisasi. Lakukan pengawasan, jangan ini hanya seromonial saja. Ini, saya kira kuncinya," ungkap Andi.
Sementara BBPOM sore tadi melakukan pemeriksaan sejumlah makanan dan takjil berbuka puasa yang dijajakan di Pasar Pagi Arengka, Jalan Soekarno Hatta. BBPOM membawa langsung lobaratorium untuk di uji sampel makanan secara langsung.
Sejumlah makanan yang diuji tersebut diantaranya kerupuk, mie kuning dan cendol. Tiga jenis makanan tersebut seringkali terkotaminasi bahan-bahan kimia berbahaya.
Hadir pada kesempatan ini, Kapolda Riau Irjend Pol Zulkarnain, Danrem 031/WB Brigjend TNI Abdul Karim. Kemudian Kadiskes Riau Mimi Yuliana Nasir, Kepala BBPOM Pekanbaru Mohammad Kashuri.
(RiauTerkini.com)


Komentar Via Facebook :