PT. RAPP Ramaikan Pameran Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2017 di Jakarta
Jakarta, RanahRiau.com- PT Riau Pulp And Paper (RAPP) tahun ini kembali turut serta meramaikan pameran pekan lingkungan hidup dan kehutanan yang ke-21 2017. Acara yang diselanggarakan di Jakarta Covention Center (JCC), PT RAPP bergabung bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) provinsi Riau.
Pekan pameran tersebut dibuka langsung oleh menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, Jumat (2/6/17) seterusnya berlangsung hingga tanggal 4 Juni 2017 mendatang dengan serangkaian kegiatan.
Kadis DLH Provinsi Riau, Dra Yulwiriati Moesa, disela-sela kegiatan menyebutkan pada pekan lingkungan hidup dan kehutanan ke-21 tahun 2017 ini ada sejumlah program yang ditampilkan, bersama sejumlah instansi swasta dan pemerintah.
Diantara program yang ditampilkan kata Yulwiriati program desa bebas api. Program ini diyakini program paling jitu menncegah terjadikanya kebakaran hutan dan lahan di Riau. "Jelas sekali program desa bebas api ini memberikan bukti nyata dalam rangka dan sebagai bentuk perlindungan pengelolaan dalam lingkungan hidup," tegasnya.
Seterusnya, kata Kadis program yang ditampilkan seperti program sekolah adiwiyata, sebagaimana di provinsi Riau, penghargaan sekolah adiwiyata ini semakin lama semakin meningkat jumlahnya. Sebagaimana semangat Gubernur Riau dalam rangka meningkatkan pengelolaan lingkungan hidup, kata Kadis BLH adalah program wisata yang menjadi unggulan gubernur, juga turut serta ditampilkan pada acara ini.
"Kita tahu sekarang ini, banyak destinasi-destinasi wisata yang dikembangkan, ini juga gunanya meningkatkan, kesejahteraan masyarakat. Jadi dengan menjaga alam, menikmati jasa lingkungan, akan memberikan multy player efeck bagi kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
Selain memamerkan program desa bebas api, sekarang ini tambah Kadis Riau sudah mencanangkan program terbaru yakni program desa Proklim. Proklim ini adalah (Program Kampung Iklim). Yang dimaksud Proklim ini menggerakan partisipasi masyarakat dalam upaya adaptasi dan migrasi perubahan iklim melalui pengembangan rumah pangan lestari, pemilihan bibit unggul, pemamfaatan limbah kotoran ternak menjadi pupup organik dan biogas, penggunaan energi terbarukan dan peningkatan tutupan lahan.
"Program Proklim ini juga salah satu program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa dan kita berharap kepada seluruh perusahaan yang ada di provinsi Riau, membina desa-desa yang ada disekitarnya, supaya membina didalam meningkatkan kesejahteraannya," pinta Kadis.
Terkait desa Proklim, kata Kadis DLH, Gubernur Riau sudah mengintruksikan agar memperbanyak desa-desa Proklim dan beliau sudah mencanangkan desa Proklim tersebut baru-baru ini.
"Begitu juga, program terkait ekowisata juga kita pamerkan. Misalnya di desa Buluh Cina sudah mulai berkembang, ada juga di Siak, di Pelalawan mungkin ada macam-macam lagi ya. Seterusnya di Bengkalis, Dumai, hampir merata ada setiap kabupaten. Nah ini semua sudah ada," tegas dia.
Jadi inilah upaya pemprov Riau kedepan sambung dia, bagaimana menjaga lingkungan yang baik ini, untuk tidak dirusak, tetapi dapat juga meningkat kesejahteraan masyarakat sehingga bermuara menyatu dengan alam, sesuai dengan tema pekan lingkungan hidup dan kehutanan tahun 2017 ini.
Ia berharap kepada seluruh usaha-usaha yang ada di Riau, agar patuh, terhadap ijin lingkungan menyatuh pada pengelolaan lingkungan. "Mudah-mudahan dengan seperti ini, kita sama berpangku tangan baik itu pemerintah, dunia usaha, masyarakat, perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat," harapnya.
Kadis DLH juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT RAPP atas sumbangsinya selama ini berperan aktif menjaga lingkungan, begitu juga keikut sertaannya, pada pekan pameran lingkungan dan kehutanan.
"Salah satunya, adalah program andalan yang sudah dicanangkan PT RAPP adalah program desa bebas api. Mudah-mudahan kedepan program desa bebas api supaya lebih ditingkatkan lagi," ujarnya seraya menambahkan selain sudah sukses menggulirkan program desa bebas api, juga ditambah lagi program desa Proklim.
Sementara itu Juwendi Jamal - Senior External Relations SHR RAPP, menyampaikan keikutsertaan RAPP pada pekan pameran lingkungan hidup dan kehutanan ini membuktikan komitmen perusahaan terhadap program pemerintah, terutama dalam menjaga lingkungan dan hutan secara bertanggung jawab.
Beberapa program yang ada kata dia dikolaborasikan dengan Pemerintah Provinsi, atau Badan Linglung Hidup dan Kehutanan salah satunya melalui upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, yakni program Desa Bebas Api (Fire Free Village Program) di sejumlah wilayah di Riau.
"Selain itu kita juga tampilkan capaian-capaian program pemberdayaan masyarakat, seperti sistem pertanian terpadu dan pembinaan usaha kecil dan menengah, artinya keberadaan perusahaan haruslah baik bagi Community (Masyarakat), Country (Negara atau Daerahnya), Climate (Iklim atau Lingkungan) dan Company (Perusahaan)," ujar Juwendi.
Terkait, desa Proklim seperti yang diintruksikan gubernur Riau, lanjut Juwendi PT RAPP sendiri juga sudah melakukan pembinaan untuk beberapa buah desa. Misalnya, di kabupaten Kuantan Singingi, Pelalawan, Siak dan Kampar sudah dilakukan pembinaan.
"Intinya, untuk intruksi pak Gubri berupa desa Proklim RAPP, juga sudah melakukan pembinaannya," tandas Juwendi mengakhiri.
(RiauTerkini.com)


Komentar Via Facebook :