Festival Parahu Baganduang Kec. Kuantan Mudik dapat Perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kuansing

Festival Parahu Baganduang Kec. Kuantan Mudik dapat Perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kuansing

Teluk Kuantan, RanahRiau.com- Helat perahu baganduang merupakan tradisi masyarakat Lubuk Jambi;, yang diselenggarakan pada saat memasuki Hari Raya Idul Fitri.  Perahu Baganduang mempunyai arti dua atau tiga perahu yang dirangkai/diikat menjadi satu (diganduang) menggunakan bambu dan dihiasi dengan berbagai simbol adat yang berwarna-warni. Tiap desa yang ada di daerah Kuantan Mudik dalam festival ini akan mengirimkan perwakilan perahunya untuk dinilai. Dewan jurinya terdiri dari tokoh adat dan ninik mamak yang akan menilai keindahan dan kelengkapan adat yang ada pada perahu peserta. Perahu peserta yang memiliki kriteria lebih, dari sisi keindahan dan adat, akan ditetapkan sebagai pemenang.

Dalam beberapa literatur disebutkan kegiatan ini memiliki sejarah panjang. Konon, tradisi berlayar dengan perahu baganduang telah ada semenjak masa kerajaan-kerajaan dahulu. Perahu ini biasanya dipakai oleh raja sebagai sarana transportasi. Lambat laun tradisi berlayar ini kemudian dipakai untuk mengantar air jeruk (limau) oleh menantu ke rumah mertua dalam tradisi menyambut Hari Raya.

Turut hadir dalam acara pembentukan panitia Perahu Baganduang ini diantaranya Pemangku adat Mahmud Sulaiman (Datuk Tomo), Abrinal,S.Pd.I (Datuk Lenggang), kemudian Ketua umum terpilih Herman Susilo,S.Sos,M.Si selaku Camat Pucuk Rantau, Ketua 1. Pebri Mahmud,SP,M.Eng, Selaku Kabid Sumber Daya air Dinas PPUR, Ketua 2 Sawir,SH,MH,
Sekretaris Yudi Hendra, dan anggota-anggota lainya.

Seluruh masyarakat Lubuk Jambi, mengucapkan terimakasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi yang telah menganggarkan dana untuk pelaksanaan festival Parahu Baganduang Kenegerian Koto Lubuk Jambi Gajah tunggal yang mana panitia ini akan di SK kan langsung oleh Penghulu nan Barompek oleh Kenegerian Koto Lubuk Jambi, hal ini disampaikan oleh Ketua Umum, Herman Susilo, S.Sos, M.Si yang diwakili oleh sekretaris Yudi Hendra saat dikonfirmasi oleh pewarta RanahRiau.com, "Kita tahu bahwa perahu baganduang ini merupakan suatu budaya yg telah cukup dikenal di Kabupaten Kunatan Singingi bahkan se Provinsi Riau, Parahu baganduang bukan hanya sekedar Perhelatan masyarakat lubuk jambi, akan tetapi juga menjadi ajang silaturrahmi (halal bihalal) masyarakat kenegerian lubuk jambi yg ada di perantauan", ujarnya. selain tu juga beliau berharap agar acara ini berlangsung dengan lebih semarak, "kita berharap masyarakat yang ada diperantauan bisa pulang bersama-sama pada saat helat lubuk jambi ini, dan jika memungkinkan festival tahun ini akan disemarakkan dengan rangkaian acara lainya seperti pacu jalur antar desa sekitar arena perahu baganduang yg juga merupakan bagian dari kebudayaan kabupaten Kuantan Singingi", tambahnya.

dalam kesempatan yang lain secara terpisah Ketua I, Pebri Mahmud, SP, M.Eng juga mengajak kepada semua pihak untuk melestarikan budaya ini secara bersama," Mari kita lestarikan kebudayan ini secara bersama", tandas beliau (Em)

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :