Bantuan untuk guru MDA terbentur Aturan, Bupati Rohul masih cari solusi

Bantuan untuk guru MDA terbentur Aturan, Bupati Rohul masih cari solusi

PasirPangaraian, RanahRiau.com- Beberapa Sekolah Madrasayah Awaliyah (MDA) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terpaksa gulung tikar alias ditutup karena pihak pengelola atau yayasan tidak sanggup lagi menggaji guru. Hal ini dampak dari bantuan kesejahteraan guru MDA tidak bisa dibayarkan oleh Pemerintah Daerah.

Adanya MDA di Rohul yang sudah ditutup, Bupati Rohul H. Suparman S.Sos, M.Si mengakui ia akan carikan solusi, agar bantuan kesejahteraan guru MDA bisa dibantu lagi oleh Pemkab Rohul.

Apalagi, Suparman sedang gencar menggalakkan kembali program pembinaan keagamaan sejak dini, baik melalui MDA dan lainnya. Namun, niat baiknya terbentur aturan baru, bahwa bantuan kesejahteraan guru MDA tidak bisa lagi diberikan.

"Sementara kita ketahui betapa pentingnya pendidikan agama yang dimulai dari sejak dini,” jelas Suparman usai mengikuti tradisi Potang Balimau di sungai Batang Lubuh Pasirpangaraian, Jumat (26/5/17) sore.

Suparman juga menyayangkan, karena saat dirinya ingin galakkan pendidikan keagamaan sejak dini, namun terbentur aturan dimana dana kesejahteraan tidak boleh diberikan untuk guru MDA.

"Ini yang sulit, tapi akan kita carikan solusinya. Bila memang ada aturan bisa dianggarkan, semisal di Dana Desa (DD) atau Alokasi Dana Desa (ADD) maka itu bisa kita alokasikan. Jelasnya, kita akan carikan solusinya," kata Bupati Rohul Suparman.

(RiauTerkini.com)

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :