Lapas Bangkinang Kembangkan Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Warga Binaan

Lapas Bangkinang Kembangkan Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Warga Binaan

Foto: Ist

BANGKINANG, RANAHRIAU.COM- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang terus mengembangkan budidaya ikan lele sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian Warga Binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional, Senin (2/11/2026).

Program tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden RI dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya penguatan kemandirian pangan melalui sektor perikanan.

Di bawah kepemimpinan Kalapas Alexander Lisman Putra, Warga Binaan dilibatkan langsung dalam berbagai tahapan budidaya, mulai dari pemberian pakan, pemeliharaan, pemantauan kondisi kolam hingga perawatan ikan.

Selain memberikan keterampilan teknis, kegiatan ini juga melatih kedisiplinan, tanggung jawab dan kerja sama. Hasil panen nantinya direncanakan untuk memenuhi kebutuhan dapur Lapas. Jika produksi berlebih, ikan dapat dipasarkan kepada masyarakat atau pengepul sehingga memiliki nilai ekonomi.

Kalapas Alexander Lisman Putra mengatakan, budidaya lele merupakan bagian dari upaya membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif yang dapat dikembangkan setelah kembali ke masyarakat.

“Melalui pembinaan kemandirian, kami berharap Warga Binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat, sehingga dapat menjadi bekal untuk berkarya dan hidup mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Program budidaya lele ini menjadi salah satu bentuk nyata Lapas Kelas IIA Bangkinang dalam memperkuat pembinaan produktif, kemandirian Warga Binaan dan kontribusi terhadap ketahanan pangan.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :