Bukan Sekadar Tempat Baca, Dinas Perpustakaan Pekanbaru Ingin Jadi Rumah Bersama Pegiat Literasi

Bukan Sekadar Tempat Baca, Dinas Perpustakaan Pekanbaru Ingin Jadi Rumah Bersama Pegiat Literasi

Foto: Ist

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru M. Amin menyatakan pihaknya membuka ruang bagi komunitas, penulis, guru, dosen, seniman dan sastrawan untuk berkegiatan.

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Kegiatan Sosialisasi Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru mendapat sambutan hangat dari para pegiat literasi.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Multimedia Lantai 2 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, Kamis (1/10/2026), diikuti pegiat literasi dari berbagai komunitas dan latar belakang.

Peserta yang hadir di antaranya berasal dari kalangan guru, penulis, dosen, pegiat seni, sastrawan serta komunitas literasi yang selama ini aktif mendorong tumbuhnya budaya membaca dan kegiatan literasi di tengah masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat dari berlangsungnya diskusi dan pertukaran gagasan selama kegiatan. Para pegiat literasi tidak hanya mendapatkan informasi mengenai IPLM dan TKM, tetapi juga memiliki ruang untuk menyampaikan pengalaman, pandangan, serta berbagai persoalan yang dihadapi dalam mengembangkan gerakan literasi.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, M. Amin, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia mengaku mendapatkan banyak pengetahuan dan perspektif baru dari agenda yang mempertemukan pemerintah dengan para pegiat literasi itu.

“Saya bangga dengan adanya kegiatan ini. Ternyata ada banyak hal yang selama ini tidak saya ketahui, dan saya mendapatkannya dalam agenda hari ini,” ujar Amin.

Menurut Amin, pertemuan dengan para pegiat literasi juga menjadi momentum penting bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru untuk lebih terbuka terhadap berbagai komunitas dan kelompok yang bergerak di bidang literasi.

Ia menegaskan, ke depan pihaknya ingin menjadikan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru sebagai ruang bersama bagi para pegiat literasi untuk berkegiatan.

“Ke depan, kami ingin Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru ini menjadi tempat dan arena berkegiatan bagi seluruh pegiat literasi,” katanya.

Amin berharap keterlibatan berbagai unsur masyarakat dapat semakin memperkuat ekosistem literasi di Kota Pekanbaru.

Menurutnya, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dalam membangun budaya literasi karena membutuhkan kolaborasi dengan komunitas, akademisi, pendidik, seniman, penulis, sastrawan dan masyarakat.

Sementara itu, kehadiran para pegiat literasi dari berbagai latar belakang dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa gerakan literasi di Pekanbaru memiliki ekosistem yang cukup beragam.

Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat berlanjut dalam bentuk program, diskusi, pelatihan, pendampingan maupun kegiatan literasi lainnya yang dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Dengan terbukanya ruang kolaborasi tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan layanan bahan bacaan, tetapi juga berkembang menjadi ruang bertemu, berdiskusi, berkarya dan bertumbuh bagi ekosistem literasi di Kota Pekanbaru.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :