Disdikpora Kuansing Luruskan Isu Pemecahan Paket Perencanaan Ruang Guru

Disdikpora Kuansing Luruskan Isu Pemecahan Paket Perencanaan Ruang Guru

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikpora Kuansing, Geo Desmir, ST

KUANSING, RANAHRIAU.COM - Perencanaan anggaran di Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kuantan Singingi Tahun Anggaran 2026 yang sempat diberitakan di salah satu media online, perlu diluruskan.

Dalam pemberitaan sebelumnya disebutkan terdapat 8 paket pekerjaan perencanaan pembangunan ruang guru di sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN).

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikpora Kuansing, Geo Desmir, ST membenarkan adanya paket tersebut.

"Benar, ada 7 paket pengerjaan perencanaan pembangunan ruang guru. Meliputi SDN 008 Sukaraja, SDN 004 Tanjung Pauh, SDN 014 Ujung Tanjung, SDN 007 Lubuk Ramo, SDN 009 Sako Margasari, SDN 020 Simpang Koran, dan SDN 015 Sungai Sirih," ujar Geo saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (24/9/2026).

Geo menjelaskan, perencanaan yang karakteristiknya sejenis tersebut memang sengaja dipecah menjadi 7 paket dengan nilai di bawah Rp100 juta per paket. Hal itu dilakukan sesuai dengan regulasi pengadaan barang dan jasa.

Ia merujuk pada Pasal 20 Ayat (2) Peraturan Pengadaan Barang/Jasa yang menyebutkan bahwa dalam melakukan pemaketan dilarang menyatukan atau memusatkan beberapa paket yang tersebar di beberapa lokasi atau daerah yang menurut sifat pekerjaan dan tingkat efisiensinya seharusnya dilakukan di masing-masing lokasi.

Lebih lanjut, Geo menegaskan terkait larangan menyatukan beberapa paket yang menurut sifat dan jenis pekerjaannya harus dipisahkan.

"Begitu juga dilarang menyatukan beberapa paket yang besaran nilainya seharusnya dilakukan oleh Usaha Kecil, ataupun memecah pengadaan menjadi beberapa paket dengan maksud menghindari tender atau seleksi," jelasnya.

Adapun untuk 7 paket perencanaan pembangunan ruang guru tersebut, nilai kontrak per paket sebesar Rp67,8 juta, sehingga totalnya mencapai Rp.474,6 juta.

Lebih lanjut, Geo menyampaikan bahwa Disdikpora Kuansing saat ini tengah melakukan pembenahan sarana dan prasarana pendidikan secara menyeluruh.

Tercatat sebanyak 7 paket kegiatan pembangunan fisik sekolah telah masuk dalam proses pelelangan, dan 6 paket sudah terkontrak dan sudah mulai dikerjakan.

Paket tersebut meliputi pembangunan sanitasi sehat di SDN 006 Koto Inuman dan SDN 001 Pangkalan, pembangunan ruang guru di 7 SDN tersebut, serta pembangunan rumah dinas dan SMPN 7 Singingi Hilir 

"Alokasi anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) pusat dengan total anggaran sebesar Rp5.207.883.000," ungkap Geo.

Ia optimistis proses pembangunan fisik senilai Rp5,2 miliar tersebut akan segera berjalan.

"Diperkirakan bulan September ini akan teken kontrak dan langsung dikerjakan," tutupnya.

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :