Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Riau Rangkul Ojol: Bagikan Helm hingga Sembako

Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Riau Rangkul Ojol: Bagikan Helm hingga Sembako

Ditlantas Polda Riau akan terus menghadirkan kegiatan yang bersifat edukatif, humanis dan kolaboratif sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, tertib dan berkesinambungan di Provinsi Riau.

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Jelang peringatan Hari Keselamatan Berlalu Lintas Tahun 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online (ojol).

Melalui program Polantas Karib, personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau menggelar silaturahmi bersama komunitas Ojol Kamtibmas Presisi Polda Riau di Pos Gurindam, Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru, Jumat (28/8/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 09.30 WIB itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi. Para pengemudi ojol juga mendapatkan edukasi mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Green Policing, serta pentingnya menjaga kesehatan selama beraktivitas di jalan raya.

Polantas Tak Hanya Menindak

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., mengatakan program Polantas Karib merupakan bagian dari pendekatan humanis kepolisian untuk membangun komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat.

Menurutnya, polisi tidak semestinya hanya hadir ketika melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas. Kehadiran Polantas juga harus dirasakan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran dan budaya keselamatan. “Kami ingin Polantas hadir bukan hanya ketika melakukan penindakan, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat. Para driver ojol merupakan bagian penting dari pengguna jalan yang setiap hari berinteraksi langsung dengan lalu lintas. Karena itu, kami mengajak bersama-sama membangun budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas,” ujar AKBP Dasril.

Ia menekankan bahwa keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari kesadaran masing-masing individu. Para pengemudi ojol diingatkan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, menjaga kondisi tubuh dan tidak mengabaikan faktor kesehatan ketika berkendara.

Ojol Diajak Ikut Jaga Lingkungan

Tidak hanya berbicara soal lalu lintas, Ditlantas Polda Riau juga mengajak komunitas ojol berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program Green Policing. Dalam kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Riau menyerahkan bibit pohon buah kepada para pengemudi ojol sebagai bagian dari dukungan terhadap program Green Policing Kapolda Riau.

“Kami juga mengajak rekan-rekan ojol untuk menjadi bagian dari gerakan menjaga lingkungan. Bibit pohon yang kami berikan bukan sekadar bantuan, tetapi menjadi simbol bahwa menjaga keselamatan di jalan dan menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama,” kata Dasril.

Dirlantas: Keselamatan Tanggung Jawab Bersama

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, mengatakan momentum menjelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026 harus menjadi pengingat bahwa keselamatan merupakan kebutuhan sekaligus tanggung jawab seluruh pengguna jalan.

“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab seluruh pengguna jalan. Melalui Polantas Karib, kami ingin membangun kedekatan, komunikasi dan kolaborasi dengan masyarakat, termasuk komunitas ojol, sehingga pesan-pesan keselamatan dapat diterima dan diterapkan dalam aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.

Jeki menegaskan Ditlantas Polda Riau akan terus menghadirkan kegiatan yang bersifat edukatif, humanis dan kolaboratif sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, tertib dan berkesinambungan di Provinsi Riau. “Mari jadikan keselamatan sebagai budaya. Patuhi aturan lalu lintas, gunakan helm yang memenuhi standar, jaga kondisi kesehatan dan selalu ingat bahwa ada keluarga yang menunggu kita pulang dengan selamat,” tegas Jeki.

Ojol Apresiasi Polantas Karib

Program tersebut mendapat apresiasi dari Dido, Pengurus Ojol Kamtibmas Presisi Polda Riau. Menurutnya, kegiatan Polantas Karib menunjukkan adanya kedekatan antara kepolisian dengan komunitas pengemudi ojol yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan kondisi lalu lintas di jalan. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan Polantas Karib ini.

Kami tidak hanya mendapatkan bantuan berupa sembako, masker dan helm, tetapi juga mendapatkan ilmu dan pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas serta menjaga lingkungan. Ini menunjukkan bahwa polisi hadir bersama kami dan mau mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan para driver ojol,” ujar Dido.

Ia berharap komunikasi dan sinergi antara komunitas ojol dengan Ditlantas Polda Riau dapat terus diperkuat. “Kami siap mendukung program kepolisian, terutama dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib. Kami juga siap mengajak rekan-rekan ojol untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan ikut menjaga lingkungan melalui program Green Policing,” katanya.

Polantas Karib Berbagi, dari Helm hingga Sembako

Rangkaian kegiatan semakin hangat ketika Tim Polantas Karib Ditlantas Polda Riau bersama para pengemudi Ojol Kamtibmas Presisi Polda Riau melakukan sarapan bersama. Sebagai bentuk kepedulian kepada para pengemudi yang setiap hari menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat, Tim Polantas Karib juga membagikan helm SNI gratis, masker gratis dan puluhan paket sembako.

Pemberian helm SNI menjadi bagian dari kampanye keselamatan berlalu lintas, sementara pembagian masker dan sembako menjadi bentuk kepedulian sosial kepolisian terhadap komunitas ojol. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama sebagai simbol sinergi dan kolaborasi antara kepolisian dan komunitas pengemudi ojol.

Melalui program Polantas Karib, Ditlantas Polda Riau berharap pengemudi ojek online tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus mitra kepolisian dalam menjaga lingkungan.

Dengan pendekatan humanis tersebut, kepolisian mendorong terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas dan kepedulian lingkungan secara berkelanjutan demi terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, tertib dan berkesinambungan di Provinsi Riau. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar dan kondusif.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :