Semarak Kemerdekaan, Warga Ufaira Residence III Adu Kreativitas lewat Lomba Masak Nasi Goreng
Foto: Ist
KUALUH, RANAHRIAU.COM- Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa hangat di Perumahan Ufaira Residence III, Desa Kualu, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Minggu (9/8/2026).
Bukan sekadar memasang ornamen merah putih, warga perumahan tersebut memilih cara yang unik untuk memeriahkan momentum kemerdekaan. Mereka berkumpul, bercanda, dan menunjukkan kreativitas melalui lomba memasak nasi goreng yang dikemas dengan suasana penuh keakraban.
Ketua Panitia, Yoga, mengatakan lomba memasak tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya menjadi ruang bagi warga untuk menyalurkan bakat dan kreativitas di bidang kuliner, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarwarga.
"Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh semangat kebersamaan, kreativitas, serta partisipasi aktif seluruh warga dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," ujar Yoga di sela-sela kegiatan.
Sejak perlombaan dimulai, suasana perumahan pun berubah menjadi semarak. Para peserta terlihat sibuk menyiapkan bahan, mengolah nasi goreng, hingga meracik minuman segar. Di tengah kesibukan tersebut, canda dan tawa warga membuat perlombaan terasa seperti pesta keluarga besar.
Juri lomba, Nurjanah, M.Pd., dan Insinyur Ida Rosianie, menyampaikan bahwa tantangan yang diberikan kepada peserta tidaklah ringan. Setiap tim hanya diberikan waktu 45 menit untuk mengolah nasi goreng sekaligus menyiapkan aneka minuman segar bertema kemerdekaan.

Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, di antaranya penampilan dan penyajian, kreativitas dan inovasi, cita rasa, serta kemampuan peserta menyajikan hidangan secara menarik.
Bagi warga, perlombaan tersebut bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara. Kebersamaan dan kegembiraan selama proses memasak justru menjadi bagian yang paling terasa.
Puncak acara berlangsung meriah ketika para juri mengumumkan pemenang. Warga yang sejak awal mengikuti jalannya perlombaan langsung bersorak ketika nama para juara disebutkan.
Juara pertama diraih oleh Tim Macam, disusul Tim Oma sebagai juara kedua, dan Tim Bude Sekar sebagai juara ketiga.
Nurjanah dan Ida Rosianie berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang. Menurut mereka, kegiatan sederhana seperti lomba memasak dapat menjadi sarana efektif untuk menjaga kekompakan dan rasa kekeluargaan warga.
"Harapannya, acara seperti ini tetap dilaksanakan ke depan. Tujuannya bukan hanya untuk mencari pemenang, tetapi yang paling penting adalah menjalin kekompakan dan kebersamaan warga Perumahan Ufaira Residence III Desa Kualu," tutupnya.
Di tengah berbagai kesibukan warga sehari-hari, lomba memasak itu menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak selalu harus dirayakan dengan kegiatan besar. Dari dapur sederhana, sepiring nasi goreng, dan tawa bersama, rasa persaudaraan pun tumbuh dan menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan.


Komentar Via Facebook :