Kukerta Berdampak UNRI 2026 dan PKK Desa Sungai Beringin Hijaukan Lingkungan Lewat Penanaman TOGA

Kukerta Berdampak UNRI 2026 dan PKK Desa Sungai Beringin Hijaukan Lingkungan Lewat Penanaman TOGA

Foto: Ist

RENGAT, RANAHRIAU.COM- Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat mewarnai kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang digelar Kelompok Kukerta Berdampak Universitas Riau (UNRI) 2026 bersama Tim Penggerak PKK Desa Sungai Beringin, Kecamatan Rengat. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Desa Sungai Beringin ini menjadi wujud nyata kolaborasi mahasiswa dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang hijau, sehat, dan mandiri.

Puluhan mahasiswa Kukerta, ibu-ibu PKK, serta perangkat desa tampak antusias bergotong royong menyiapkan media tanam hingga menanam berbagai jenis tanaman herbal seperti jahe, kunyit, serai, lengkuas, kencur, dan lidah buaya. Kebun TOGA yang dibangun tersebut diharapkan menjadi sarana edukasi sekaligus sumber tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Kelompok Kukerta Berdampak UNRI 2026 Desa Sungai Beringin, Herliando Syafitra, mengatakan program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui edukasi pemanfaatan lahan pekarangan dan pelestarian tanaman obat tradisional.

"Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, agar memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam tanaman obat keluarga. Selain memperindah lingkungan, tanaman ini juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan alami dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Menurut Herliando, kebiasaan sederhana seperti menanam tanaman herbal dapat memberikan dampak besar, baik bagi kesehatan keluarga maupun kelestarian lingkungan. Karena itu, pihaknya berharap program ini dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat setelah masa Kukerta berakhir.

Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Sungai Beringin memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa Kukerta UNRI yang menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Ia berharap keberadaan kebun TOGA di lingkungan kantor desa dapat menjadi contoh bagi warga untuk mulai menanam berbagai tanaman herbal di pekarangan rumah masing-masing sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

Suasana kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mahasiswa, perangkat desa, dan ibu-ibu PKK saling bahu-membahu menyelesaikan proses penanaman dengan penuh semangat. Kebersamaan tersebut menjadi gambaran kuatnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun desa yang sehat dan berdaya.

Lebih dari sekadar menanam tanaman, kegiatan ini juga menanamkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari lingkungan sekitar. Pemanfaatan tanaman obat keluarga menjadi langkah sederhana namun bernilai besar untuk mengurangi ketergantungan pada obat-obatan kimia sekaligus melestarikan kekayaan hayati Indonesia.

Melalui program penanaman TOGA ini, Kukerta Berdampak UNRI 2026 berharap budaya hidup sehat, cinta lingkungan, dan semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat Desa Sungai Beringin. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, desa tidak hanya menjadi lebih hijau, tetapi juga semakin mandiri dalam memanfaatkan potensi alam demi meningkatkan kualitas hidup warganya.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :