Kontraktor Masih Ragu Astaqa MTQ Riau Bisa Rampung Menjelang Hari Pelaksanaan

Kontraktor Masih Ragu Astaqa MTQ Riau Bisa Rampung Menjelang Hari Pelaksanaan

Panggung utama MTQ Riau ke-44 di Kuansing

KUANSING, RANAHRIAU.COM – Kekhawatiran mulai menyelimuti masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi terkait kesiapan astaqa Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau. Pasalnya, menjelang hari pelaksanaan yang semakin dekat, progres pembangunan panggung utama tersebut dinilai masih jauh dari kata rampung.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah bagian astaqa di kawasan Taman Jalur Teluk Kuantan masih dalam tahap pengerjaan struktur. Bagian kubah, ornamen Melayu, dan panggung utama belum terlihat selesai sepenuhnya. Beberapa pekerja masih terlihat melakukan pengecoran dan pemasangan rangka.

"Sudah H-9 tapi kelihatannya belum 75% siap. Kami takut nanti hasilnya terburu-buru dan tidak maksimal," ujar Rahmat, di Teluk Kuantan, Rabu (17/6/2026).

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga Kuansing sebagai tuan rumah. Mereka khawatir astaqa yang belum rampung akan mengganggu kekhidmatan pembukaan dan mencoreng nama baik daerah. MTQ Provinsi Riau dijadwalkan dibuka pada akhir Juni 2026 dan akan dihadiri kafilah dari 12 kabupaten/kota se-Riau.

"MTQ ini kan hajat besar. Astaqa itu wajahnya. Kalau tidak siap, malu kita sebagai tuan rumah. Tamu dari seluruh Riau datang ke sini," kata Donal, salah seorang pengunjung di Taman Jalur.

Yang lebih menambah tingkat kekhawatiran warga adalah, pihak pelaksana proyek dari CV. Quarto tidak dapat memastikan apakah bangunan utama Astaqa akan rampung sebelum acara pembukaan nanti. Namun demikian, pihaknya tetap bekerja berdasarkan jadwal dan masa pelaksanaan yang telah dibuat dan tercantum dalam kontrak proyek.

" Kalau ditanya apakah akan selesai pada hari acara MTQ nanti, kami tidak bisa memastikan. Yang jelas kami bekerja sesuai masa pelaksanaan kontrak. Kontrak dimulai pada 31 Maret 2026 dengan masa pelaksanaan 150 hari kerja,” ujar kontraktor seperti dikutip jelajahindo.com, Selasa (16/6/2026) kemarin.

CV. Quarto menambahkan bahwa berdasarkan perhitungan masa kontrak tersebut, pekerjaan masih memiliki waktu penyelesaian hingga akhir Agustus 2026 nanti.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi proyek, progres pembangunan masih terlihat jauh dari tahap penyelesaian dan diprediksi masih 70 persen. Aktivitas pekerjaan juga tampak minim, dengan hanya beberapa pekerja yang terlihat melakukan pekerjaan konstruksi di area pembangunan.

Terkait apakah ada desakan dari Pemda Kuansing terhadap pihak kontraktor agar pembangunan dipercepat demi menyambut pelaksanaan MTQ nanti, pihak kontraktor memberikan jawaban dengan singkat.

" Kalau disuruh diusahakan, ya kita usahakan, begitu aja bang," pungkasnya.

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :