Wako Agung : Jadikan Ajang Edukasi Lawan Sampah

Libatkan 1.200 Peserta Pekanbaru Lestari Run sukses digelar

Libatkan 1.200 Peserta Pekanbaru Lestari Run sukses digelar

Wako Pekanbaru Agung Nugroho ikut mengumpulkan sampah di sepanjang rute Pekanbaru Lestari Run, Ahad (14/6/2026)

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Wali Kota ( Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM menghadirkan cara berbeda dalam mengkampanyekan kepedulian lingkungan melalui kegiatan Pekanbaru Lestari Run yang digelar Ahad (14/6) pagi kemarin. Tidak sekadar ajang olahraga, kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru ini dijadikan sarana edukasi kepada masyarakat untuk bersama-sama memerangi persoalan sampah.

Sebanyak 1.200 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka dilepas langsung oleh Wako Agung didampingi Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, jajaran Forkopimda Kota Pekanbaru, Ketua TP PKK Kota Pekanbaru Sulastri Agung, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Sebelum pelepasan peserta atau flag off yang dilakukan sekitar pukul 06.15 WIB di Jalan Gajah Mada, seluruh peserta bersama unsur pimpinan daerah terlebih dahulu menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Rute lari dimulai dari Jalan Gajah Mada menuju Jalan Jenderal Sudirman, kemudian berputar di kawasan depan Star City. Selanjutnya peserta bergerak ke Jalan Kartini, berputar arah di kawasan Tugu Bambu Kuning Jalan Diponegoro hingga menuju Bundaran Tugu Keris. Dari lokasi tersebut peserta berbelok ke kanan melalui Jalan Pattimura sebelum kembali ke Jalan Sudirman dan finis di Jalan Gajah Mada dengan total jarak tempuh sekitar 5 kilometer.

Yang membedakan Pekanbaru Lestari Run dengan kegiatan lari pada umumnya adalah setiap peserta diwajibkan membawa kantong plastik berukuran besar untuk mengumpulkan sampah yang ditemukan sepanjang rute.

Baik peserta individu maupun kelompok tampak aktif memungut sampah yang dijumpai selama berlari. Bahkan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho ikut turun langsung bersama peserta mengumpulkan sampah di sepanjang lintasan.

Panitia juga menyiapkan hadiah bagi peserta yang berhasil mengumpulkan sampah terbanyak sebagai bentuk apresiasi terhadap kepedulian mereka terhadap kebersihan lingkungan.

Wako Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, kegiatan tersebut memang dirancang bukan sebagai ajang perlombaan semata, melainkan sebagai gerakan edukatif untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kita panjatkan syukur pada hari ini kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Dispora Kota Pekanbaru yang sudah melaksanakan rangkaian Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 melalui kegiatan Lestari Run ini,” ujar Agung.

Menurutnya, jumlah peserta sengaja dibatasi tidak terlalu banyak karena fokus utama kegiatan adalah menyampaikan pesan lingkungan kepada masyarakat.

“Lestari Run ini memang ditargetkan tidak melebihi dari 1.000 peserta karena memang tujuannya bukan untuk perlombaan, tetapi tujuannya adalah melakukan dan memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat,” katanya.

Agung menegaskan bahwa persoalan sampah saat ini merupakan tantangan bersama yang tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah daerah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar upaya menjaga kebersihan kota dapat berjalan efektif.

“Kita sadar dan kita ketahui bahwa perang bersama hari ini adalah melawan sampah. Menjaga alam sama dengan menjaga masa depan. Terutama kalau hanya pemerintah saja yang berperan, anggaran berapa pun tidak akan mungkin bisa menyelesaikan persoalan lingkungan di Kota Pekanbaru,” tegasnya.

Karena itu, keterlibatan 1.200 peserta dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi sarana penyebaran pesan positif kepada masyarakat luas mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. “Oleh karena itu, hari ini dengan adanya 1.200 peserta lari yang terdaftar dalam Lestari Run ini harapannya adalah tentu mengedukasi seluruh masyarakat Pekanbaru,” ujarnya.

Agung mengaku bersyukur karena selama kegiatan berlangsung para peserta justru kesulitan menemukan sampah di sejumlah ruas jalan yang dilalui. Kondisi tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

“Alhamdulillah tadi kita berlari bersama, semuanya membawa kantong tempat pembuangan sampah. Berarti ada 1.200 kantong yang dibawa peserta. Kita ketahui tadi sangat susah mencari sampah. Ini juga sudah kami koordinasikan dengan DLHK terkait pengangkutan sampah karena memang di jalur-jalur tertentu saat dibersihkan tadi hampir tidak ada sampah sama sekali,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Agung juga mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan Riau Bhayangkara Run yang akan digelar pada 19 Juli mendatang. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan Kota Pekanbaru kepada peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara.

“Kami juga menjemput Bapak Kapolda Riau untuk memberikan sepatah dua patah kata yang diwakili oleh Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run, Karo Rena Polda Riau karena ini juga menjadi rangkaian untuk menyukseskan Riau Bhayangkara Run yang tentu tuan rumahnya adalah Kota Pekanbaru,” ujar Agung.

Ia menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap ajang tersebut. Dari total 15 ribu peserta yang ditargetkan, jumlah pendaftar dari Pekanbaru maupun luar daerah telah melampaui ekspektasi.

“Kami berterima kasih. Dari total 15.000 peserta, peserta yang berasal dari Pekanbaru maupun luar Pekanbaru jumlahnya sudah melebihi 50 persen. Tepuk tangan untuk kita semua,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run yang juga Karo Rena Polda Riau, Kombes Pol Daniel Widya Mucharam, mengaku terkesan dengan perkembangan Kota Pekanbaru sejak dirinya bertugas di Riau pada Januari lalu.

Ia mengatakan, selama ini dirinya kerap melihat berbagai pemberitaan mengenai prestasi dan penghargaan yang diraih Kota Pekanbaru. Bahkan, menurutnya, pujian terhadap Pekanbaru juga pernah disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri dalam tayangan televisi nasional.

“Saya masuk ke Pekanbaru ini bulan Januari. Saya melihat di media sosial maupun media online, kenapa Pekanbaru sering mendapatkan penghargaan. Terakhir saya melihat di televisi nasional, Bapak Mendagri memuji langsung Kota Pekanbaru dengan predikat yang luar biasa,” ujarnya.

Menurut Daniel, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari soliditas pemerintah daerah dan dukungan penuh masyarakat. “Hari ini saya melihat kenapa Wali Kota Pekanbaru begitu solid. Ternyata dukungan masyarakat dan dukungan seluruh stafnya luar biasa. Saya lihat hari ini dengan mata kepala saya sendiri. Hidup Pekanbaru!” serunya yang langsung disambut peserta.

Daniel juga mengajak seluruh masyarakat Pekanbaru untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Riau Bhayangkara Run yang akan berlangsung pada 19 Juli 2026.

Menurutnya, hingga saat ini sekitar 15 ribu peserta dipastikan akan hadir dalam kegiatan tersebut. Bahkan sekitar 100 peserta berasal dari luar negeri. “Tanggal 19 Juli kita akan melaksanakan pesta bersama, pesta akbar olahraga Riau Bhayangkara Run. Yang datang sudah ternyata kurang lebih sekitar 100 peserta internasional dan 14.900 peserta dari dalam maupun luar Kota Pekanbaru,” jelasnya.

Ia memperkirakan para peserta akan mulai berdatangan ke Pekanbaru sejak 16 Juli. Kehadiran ribuan orang tersebut diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat. “Ini merupakan hajat kita bersama. Nanti yang mau berjualan, yang mau berkegiatan, silakan. Kita tumpahkan, kita ramaikan. Berikan kesan kepada 15.000 orang yang datang ke Pekanbaru. Dengan harapan kesan itu akan mereka bawa ke keluarga dan teman-teman mereka, sehingga di kemudian hari mereka akan kembali datang mengunjungi Pekanbaru dan Riau pada umumnya,” tambahnya.

Selain kegiatan lari dan aksi pungut sampah, suasana Pekanbaru Lestari Run juga semakin semarak dengan penampilan grup musik Moluccan Soul. Belasan lagu bernuansa Indonesia Timur yang dibawakan sukses menghibur peserta dan masyarakat yang hadir.

Usai menyelesaikan lari sejauh 5 kilometer, para peserta tampak menikmati hiburan yang disuguhkan. Wali Kota Agung Nugroho pun turut berbaur bersama peserta menikmati alunan musik yang mengajak seluruh peserta berjoget bersama.

Keseruan semakin terasa ketika sejumlah peserta meminta disiram air menggunakan mobil pemadam kebakaran. Meski kondisi menjadi basah, antusiasme peserta tetap tinggi hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

Menutup Iven ini, Wako Agung mengajak seluruh masyarakat mendoakan Kota Pekanbaru yang tengah memperingati hari jadinya ke-242 agar terus berkembang dan semakin sejahtera. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir pada hari ini. Mari kita bersama-sama mendoakan agar Pekanbaru di usia ke-242 tahun ini semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, semakin banyak rezekinya, panjang umur, sehat dan bahagia selalu,” tutupnya.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :