Pemerintah beri Respons Beragam terhadap Polemik Film Pesta Babi
Foto: Ist, Sumber : Net
JAKARTA, RANAHRIAU.COM- Polemik penayangan film dokumenter Pesta Babi memunculkan beragam tanggapan dari pejabat pemerintah dan aparat keamanan.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menilai kritik yang disampaikan melalui film tersebut merupakan sesuatu yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Menurutnya, munculnya pro dan kontra terhadap sebuah karya dokumenter merupakan hal yang tidak dapat dihindari dalam ruang publik.
Sementara itu, Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menyatakan bahwa pelarangan penayangan sebuah film seharusnya dilakukan melalui mekanisme hukum dan putusan pengadilan, bukan melalui tindakan sepihak.
Di sisi lain, pihak Tentara Nasional Indonesia melalui Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Tri Purwanto menyampaikan kekhawatiran terhadap narasi yang dibangun dalam film tersebut.
Menurutnya, isi dokumenter itu dinilai berpotensi membenturkan masyarakat Papua dengan proyek strategis nasional pemerintah apabila tidak dipahami secara utuh dan proporsional.
Perdebatan mengenai film Pesta Babi kini berkembang menjadi diskursus yang lebih luas mengenai kebebasan berekspresi, hak kritik, keamanan nasional, serta relasi antara negara dan masyarakat Papua.
Sejumlah kalangan masyarakat sipil menilai polemik tersebut menunjukkan pentingnya ruang dialog terbuka dalam demokrasi, sementara pihak lain menekankan perlunya kehati-hatian agar narasi yang berkembang tidak memicu konflik sosial maupun disinformasi di tengah masyarakat.


Komentar Via Facebook :