Hadiri Langsung Musda IJTI Riau, Agung ajak Bergandengan tangan Majukan IJTI
Foto: Ist
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menghadiri agenda Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Provinsi Riau dan Diskusi Peranan Jurnalis Televisi di Era Digital, yang diselenggarakan di Tjokro Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Sabtu (17/1/2026).
Dalam agenda ini, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Ketua TP PKK Kota Pekanbaru Sulastri Agung. Hadir juga Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan, perwakilan Polda Riau, tokoh senior pers dan jajaran anggota IJTI Riau.
Plt Ketua IJTI Provinsi Riau Ahmad Dison dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kehadiran Walikota Pekanbaru dan TP PKK Kota Pekanbaru serta semua hadirin dan seluruh anggota IJTI Riau yang telah mensukseskan terselenggaranya Musda IJTI Riau keempat.
"Dalam Musda ini kita akan kembali memilih kepengurusan IJTI Riau tahun 2026-2030. Semoga, siapapun pengurus dan pemimpin yang terpilih nantinya, harus kita dukung bersama," ujarnya.
Menurutnya, IJTI akan lebih maju dan berkembang jika semua anggotanya saling mendukung dan bersinergi untuk berkembang bersama.
"Karena organisasi tidak akan berjalan tanpa adanya solidaritas dari semua anggota.
Mari kita bergandeng tangan untuk memajukan IJTI Riau di masa mendatang," jelasnya.
Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan mengatakan bahwa IJTI Riau harus menjadi organisasi yang mampu bergerak dalam mengawal demokrasi di Indonesia. Ia pun mengapresiasi IJTI Riau yang telah mempunyai banyak anggota dan kepengurusan yang baik.
"Kita apresiasi IJTI Riau mempunyai sangat banyak anggota dan mampu menyelenggarakan acara ini dengan luar biasa," jelasnya.
Sementara itu, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan jurnalis terutama IJTI merupakan mitra pembangunan bagi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
"Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan Musda IJTI Provinsi Riau. Apalagi, jurnalis bukan hanya jurnalis tetapi juga mitra pembangunan Pemko Pekanbaru. Tanpa wartawan, banyak program yang tidak mungkin tersampaikan kepada masyarakat," jelasnya.
Ia menjelaskan, media televisi masih menjadi acuan untuk menentukan apakah konten yang beredar di media massa adalah konten hoaks atau bukan. Oleh karenanya, pihaknya meminta agar jurnalis televisi terus berkomitmen untuk menyajikan berita aktual dan faktual.
"Kegiatan Pemko Pekanbaru juga rasanya belum sah kalau belum diliput oleh media televisi. Karena itu, kami berharap agar media televisi terus bersinergi dengan Pemko Pekanbaru untuk mempublikasikan kegiatan-kegiatan pembangunan Pemko Pekanbaru agar dapat diketahui masyarakat," pungkasnya .


Komentar Via Facebook :