Kasang Mungkal Rohul
Kematian Pencuri Sarang Walet Ini Diduga Janggal, Besok Akan Diotopsi
Rohul, RanahRiau.com - Polisi lakukan otopsi untuk mengungkap peristiwa kematian Agus Salim, sang pencuri sarang walet di Desa Kasang Mungkal, Rokan Hulu, beberapa waktu lalu.
Kematian Agus Salim warga Desa Kepenuhan Timur yang diduga karna dihakimi oleh pemilik walet dan massa, menjadi fokus penyelidikan Sat Reskrim Polres Rohul pada saat ini.
Desakan keluarga dan Kepala Desa Kepenuhan Timur untuk dilakukan proses hukum atas kematian Keluarga dan warganya ini, terus berlanjut.
Setelah dilaporkan pihak keluarga pada beberapa minggu yang lalu ke Polsek Bonai Darussalam selanjutnya proses mulai berjalan dan beberapa saksi sudah dilakukan introgasi oleh pihak penyidik Polsek Bonai.
Namun dalam memastikan penyebab kematian Agus Salim Pihak Kepolisian beberapa waktu yang lalu menghubungi Kades Kepenuhan Timur, Azhar As, menyampaikan bahwa untuk membuka penyebab kematian Agus Salim ini perlu untuk dilakukan Otopsi Jenazah.
Atas persetujuan pihak keluarga korban dan Kades Kepenuhan Timur, berselang 24 jam jawaban telah kami komfirmasi kembali ke Polres Rohul Melalui Sat Reskrim sekaligus dengan membawa pernyataan empat orang keluarga diatas materai 6000, dan disaksikan oleh lima orang tokoh masyarakat setempat.
Pihak Polres Rohul menghubungi keluarga Agus Salim, yang mana Otopsi Jenazah Agus Salim akan dilakukan pada hari Senin Tanggal 10 April 2017 dan di jadwalkan sekitar siang.
Tindakan Otopsi ini diharapkan oleh pihak kelurga kepada pihak Kepolisian agar dapat mengungkap secara terang dan benar penyebab kematian Agus Salim ini.
"Jika semuanya bekerja secara profesional dan bertanggung jawab, kami keluarga sangat meyakini akan dapat terungungkap dan ditangkap pelakunya," ujar Kades Kepenuhan Timur
"Sangat kami yakini kematian keluarga kami ini diduga dianiaya secara bersama oleh pemilik walet, dan kawan-kawan. Karena kami juga sudah mengintrogasi beberapa orang termasuk teman si Agus Salim malam itu yaitu AM Alias IC yang saat ini masih ditahan di Polsek Kepenuhan," papar keluarga Agus Salim.
"Jangan kita biarkan hal yang semacam ini menjadi kebiasaan dan tradisi, bila kita biarkan akan sangat mengganggu Keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat. Bila menemui tindak kejahatan untuk segera menghubungi Polisi agar bisa diamankan sesuai dengan ketentuan hukum yang sudah ada," kata Kades Kep Timur.
(Sigapnews.co.id)


Komentar Via Facebook :