Menanam Literasi di Desa Sesap: Saat Remaja Diajak Cerdas Bermedia dan Tangguh Menghadapi Zaman

Menanam Literasi di Desa Sesap: Saat Remaja Diajak Cerdas Bermedia dan Tangguh Menghadapi Zaman

Foto: Ist

SESAP,  RANAHRIAU. COM- Di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap tak ramah bagi generasi muda, Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, memilih tidak tinggal diam.

Sebuah ikhtiar kolektif digelar melalui Seminar Literasi Digital dan Penyuluhan Remaja yang berlangsung di Aula Kantor Desa Sesap, menghadirkan ruang belajar, refleksi, dan harapan bagi para remaja desa.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta remaja/i Desa Sesap yang masih duduk di bangku SLTP dan SLTA sederajat. Hadir pula sejumlah tokoh penting desa, di antaranya Kepala Desa Sesap Jumri, S.Pdi, Ketua BPD, perangkat desa, para Ketua RT, serta tokoh masyarakat.

Kehadiran lintas elemen ini menjadi penanda kuat bahwa pendidikan remaja adalah tanggung jawab bersama.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Da'i Transformatif Dompet Dhuafa yang merupakan bagian dari program-program kerja Da'i Transformatif dalam penugasan di Desa Sesap. 

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Nurhamidi, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seminar seremonial. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai “gebrakan besar” bagi Desa Sesap dalam upaya membekali remaja dengan kemampuan literasi digital dan ketahanan moral di era informasi tanpa batas.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kerja keras Da’i Transformatif Dompet Dhuafa. Ini bukan kegiatan biasa, ini investasi masa depan anak-anak remaja Desa Sesap,” ujar Nurhamidi.

Ia juga mengajak seluruh stakeholder desa untuk terus mendukung program Da’i Transformatif Dompet Dhuafa agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan.

Senada dengan itu, Da’i Transformatif Dompet Dhuafa, Ustadz Ayub Habila, S.H, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Desa Sesap dan seluruh elemen masyarakat yang selama ini turut mendukung berbagai program pemberdayaan.

"Kolaborasi adalah kunci. Jika semua elemen bergerak bersama, maka manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Ustadz Ayub, seraya mengajak warga untuk terus bergandengan tangan menghadirkan perubahan positif di Desa Sesap.

" Dukungan penuh juga datang dari Kepala Desa Sesap, Jumri, S.Pdi. Ia menilai kegiatan ini sangat relevan dengan tantangan zaman yang dihadapi remaja saat ini.

“Anak-anak harus dididik sesuai dengan zamannya. Remaja hari ini sangat rentan terhadap informasi dan pengaruh negatif dari luar. Seminar ini memberi insight positif agar mereka lebih bijak dan cerdas,” tegasnya.

Atas dasar itu, ia secara resmi membuka kegiatan Seminar Literasi Digital dan Penyuluhan Remaja tersebut.
Seminar ini menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman. 

Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Kepulauan Meranti, Muhammad Syafi’i, M.Kom, mewakili Kepala Diskominfotik, memaparkan materi seputar internet sehat, bijak berdigital, serta etika bermedia. Peserta diajak memahami bahwa dunia digital bukan hanya soal akses, tetapi juga tanggung jawab.

Sementara itu, dari Polres Kepulauan Meranti, materi penyuluhan remaja disampaikan oleh perwakilan Sat Binmas, yakni Bapak Marcel dan Bapak Rico.

Mereka mengulas bahaya penyalahgunaan internet, judi online (judol), serta penyalahgunaan NAPZA, dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami remaja.

Sebagai penutup rangkaian materi, Da’i Transformatif Dompet Dhuafa mengajak para remaja untuk kembali menumbuhkan minat literasi.

Membaca, berpikir kritis, dan memperluas wawasan disebut sebagai benteng utama agar generasi muda tidak mudah terseret arus negatif.

Kegiatan pun ditutup dengan foto bersama seluruh narasumber, peserta, dan undangan di halaman Kantor Desa Sesap, sebagai sebuah simbol kebersamaan dan komitmen menyiapkan generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan.

Di Desa Sesap, literasi tak lagi sekadar wacana. Ia ditanam, dirawat, dan diharapkan tumbuh menjadi kekuatan perubahan.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :