Ketika Wartawan lebih Sigap dari Pemerintah: SMSI Inhil lawan Stunting dengan segelas Susu
Para siswa siswi SMKN 1 Tembilahan saat mendengarkan materi Cerdas Bermedia dari SMSI Inhil sebelum menerima susu gratis Gizi Nasional (Ginas), Rabu (22/10/2025).
TEMBILAHAN, RANAHRIAU.COM – Angka stunting di Provinsi Riau kembali mencetak sinyal bahaya.
Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Riau yang dikutip dari Riaupos (15/10/2025), prevalensi stunting melonjak dari 13,6 persen pada 2023 menjadi 20,5 persen pada 2024.
Lonjakan ini menempatkan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sebagai daerah dengan angka stunting tertinggi di Riau, disusul oleh Kepulauan Meranti dan Rokan Hilir. Tiga wilayah pesisir tersebut dihadapkan pada persoalan klasik: minimnya akses air bersih dan sanitasi yang layak.
Melihat kondisi itu, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Indragiri Hilir tak tinggal diam. Organisasi media tersebut meluncurkan program sosial bertajuk “SMSI Inhil Go To School”, yang menyasar sekolah dan pesantren di seluruh penjuru kabupaten.
Selain mengedukasi pelajar lewat kampanye “Cerdas Bermedia dan Cerdas Melawan Hoaks”, SMSI Inhil juga menggencarkan gerakan minum Susu Ginas (Gizi Nasional) secara gratis. Sedikitnya 80 ribu kotak susu akan disalurkan secara bertahap ke sekolah dan pesantren hingga pelosok desa.
Ketua SMSI Inhil, Debi Chandra, menyebut program ini sebagai langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran gizi dan kesehatan generasi muda.
“Bagi anak-anak yang belum sempat menempuh pendidikan, kami akan berkolaborasi dengan stakeholder terkait agar mereka juga bisa tersentuh program ini. Alhamdulillah, antusiasme siswa dan guru luar biasa positif,” ujar Debi.
Ia menegaskan, upaya pencegahan stunting tak perlu sekadar berhenti pada seremoni dan slogan.
“Yang penting adalah aksi nyata di lapangan. Malu rasanya kalau Inhil terus berada di posisi tertinggi angka stunting di Riau. Ini harus jadi prioritas pemerintah daerah,” tegasnya.
Program tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman, Ustadz Muhammad Iliyas Sukma Rasa, memberikan apresiasi tinggi.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan SMSI Inhil. Kegiatan ini benar-benar bakti nyata yang membawa keberkahan dunia dan akhirat,” ungkapnya, Kamis (23/10/2025).
Langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan Gizi Nasional sebagai pilar utama pemerintahan. Ke depan, SMSI Inhil berencana memperluas kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat — mulai dari organisasi formal dan nonformal, lembaga pemerintah maupun swasta, hingga paguyuban se-Kabupaten Inhil.
Gerakan ini menjadi bukti bahwa media tak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga menggerakkan perubahan sosial nyata di akar rumput.


Komentar Via Facebook :