Bupati Siak Sebut, Riau Harus Kedepankan Wisata Syariah
Pekanbaru, RanahRiau.com- Bupati Siak, Drs.H.Syamsuar, M. Si diundang sebagai pemateri dalam musyawarah pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau yang diselenggarakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Sabtu (18/3/2017).
Dalam kesempatan tersebut beliau memberikan materi dengan judul "Pembangunan Wisata Berbasis Syariah". Dalam penyampaian materinya tersebut beliau mengatakan bahwa Riau sangat berpotensi dalam mewujudkan pariwisata berbasis syariah.
"Riau dikenal dengan budaya melayu dan sangat identik dengan keislaman, selain itu juga tingginya minat pengunjung yang ingin berwisata ke daerah yang memiliki objek wisata syariah, selain itu juga kita sudah membuat perda tentang Grand desain kebudayaan melayu", Paparnya.
Sampai saat ini, menurut beliau, ada beberapa daerah yang sudah menerapkan sistem wisata berbasis syariah seperti Sumatera Barat, Aceh dan Nusa Tenggara Barat.
"Untuk tingkat kabupaten di Riau seperti Rokan Hulu, Rokan Hilir dan Siak juga menerapkan wisata syariah," Ujarnya.
masih ditambahkan Bupati Siak ini, Ada beberapa hal yang menjadi alasan kenapa wisata syariah ini tumbuh diantaranya, meningkat populasi pertumbuhan umat islam, tumbuhnya golongan menengah (middle Class,red) dinegara islam, meningkatnya populasi anak muda yang suka wisata, tingginya akses terhadap informasi wisata, serta Meningkatnya keberadaan wisata ramah muslim baik dalam bidang pelayanan maupun fasilitas yang disediakan.
Sementara itu, Pimpinan Muhammadiyah Riau dalam hal ini, sangat mendukung program kerja Kabupaten Siak yang menjadikan pembangunan wisata berbasis syariah (Halal Tourism,red).
Sebagaimana disampaikan oleh Infa Wilindaya dari Pemuda Muhammadiyah, dirinya mengatakan, bahwa program ini sangat perlu diapresiasi oleh masyarakat banyak, kalau perlu program ini bisa ditingkatkan dalam skala Propinsi.
"kita tetap mendukung program Pak Syamsuar, sehingga identitas Riau sebagai pusat kebudayaan melayu dan keislaman semakin dikenal oleh wilayah lain dan mancanegara," Pungkasnya. (fiz).


Komentar Via Facebook :