Buntut Kontroversi Kim Soo-hyun, Blu-ray Queen of Tears Seharga Rp3 jutaan Terancam Gagal Diproduksi

Buntut Kontroversi Kim Soo-hyun, Blu-ray Queen of Tears Seharga Rp3 jutaan Terancam Gagal Diproduksi

Drama Queen of Tears versi Blu-ray yang terancam gagal produksi. (tvN)

RANAHRIAU.COM- Kontroversi aktor Korea Kim Soo-hyun tengah menjadi perbincangan panas sejak 10 Maret 2025.

Dimulai dari klaim orang yang mengaku bibi artis Kim Sae-ron mengungkapkan kalau Kim Soo-hyun dan mendiang berpacaran selama 6 tahun pada 2015 dan 2021.

Menjadi perhatian publik karena pada tahun tersebut, Kim Sae-ron masih berusia 15 tahun dan Kim Soo-hyun berusia 27 tahun.

Kontroversi Kim Soo-hyun dari memacari anak-anak itu makin melebar dengan menyeret drama Queen of Tears.

Drama populer yang tayang tahun 2024 ini dibintangi Kim Soo-hyun bersama dengan artis Kim Ji-won.

Queen of Tears dalam Klaim Keluarga Mendiang Kim Sae-ron 

Queen of Tears muncul dalam surat peringatan yang dikirimkan oleh agensi Gold Medalist untuk mendiang Kim Sae-ron pada 25 Maret 2024 yang diungkap saat konferensi pers keluarga mendiang pada Senin, 17 Maret 2025.

Saat penayangan Queen of Tears pada Maret tahun lalu, Kim Sae-ron mengunggah foto di Instagram Story yang menampilkan dirinya dan Kim Soo-hyun dalam jarak dekat, bahkan kedua pipi menempel satu sama lain.

Karena popularitas Queen of Tears yang sedang di puncak dan unggahan foto tersebut terjadi setelah adegan ciuman Kim Soo-hyun dan Kim Ji-won, maka Kim Sae-ron dianggap mencari perhatian hingga menerima banyak hujatan di media sosial.

Pengacara Kim Sae-ron kemudian menyebutkan jika mendiang harus sepenuhnya ganti rugi jika postingannya mencederai Queen of Tears.

“Pemberitahuan tersebut memperingatkan bahwa jika dia mengunggah foto serupa, menghubungi aktor agensi, atau menyebabkan kerusakan pada Queen of Tears, dia akan bertanggung jawab atas kompensasi penuh,” kata perwakilan hukum keluarga.

Queen of Tears dalam Pernyataan Terbaru Gold Medalist

“Ketika Kim Sae Ron mengunggah foto tersebut di media sosial pada tanggal 24 Maret 2024, saat itu sedang ditayangkan Queen of Tears,” tulis pernyataan dalam rilis agensi pada Selasa, 18 Maret 2025.

“Setidaknya 50 artikel bermunculan dari pukul 02.14 hingga 11.00, saat perusahaan kami mengungkapkan posisi resmi kami,” imbuhnya

“Kami memberi tahu Kim Sae-ron bahwa tindakan impulsif dapat memengaruhi semua pihak yang terlibat, termasuk perusahaan produksi drama, aktor, stasiun penyiaran, dan banyak lagi,” tambahnya.

“Kami tidak pernah menekannya untuk membayar ganti rugi,” pungkas agensi.

Produksi Blu-ray Queen of Tears yang Terancam Gagal

Queen of Tears menjadi drama Korea dengan rating final 24,9 persen dan selalu berada di puncak ranking top drama selama 8 minggu berturut-turut.

Drama ini juga menjadi drama Korea dengan rating tertinggi yang pernah tayang di tvN dan masuk ke dalam Top 10 dari 260 IP milik Studio Dragon, rumah produksi yang membuat Queen of Tears.

Queen of Tears membuka pre-order kedua untuk versi Blu-ray premium pada tahun lalu.

Ini adalah versi di mana para penonton setianya bisa mendapatkan merchandise spesial, melihat behind the scene, adegan yang tak ditayangkan di TV, interview para aktor, dan lainnya.

Harga versi Blu-ray premium ini dibanderol 297 ribu Won atau sekitar Rp3,3 juta.

Dengan kontroversi ini, tak sedikit penggemar yang menyerukan pembatalan produksi di media sosial jika proses pembuatannya belum dimulai.

Editor : RRMedia
Sumber : Promedia
Komentar Via Facebook :