3 Nyinyiran Bung Towel ke Shin Tae-yong Eks Juru Taktik Timnas Indonesia, dari Momen Laga Kontra Jep

3 Nyinyiran Bung Towel ke Shin Tae-yong Eks Juru Taktik Timnas Indonesia, dari Momen Laga Kontra Jep

Potret pelatih baru Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan pundit sepak bola Tanah Air, Bung Towel. (Instagram.com / @shintaeyong7777 - @bungtowel8)

JAKARTA, RANAHRIAU.COM- Sedang hangat diperbincangkan di media sosial (medsos), pundit sepak bola Tanah Air Tommy Welly alias Bung Towel yang melempar kritik pedas ke mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong alias STY.

Lewat postingan Instagram pribadinya, Bung Towel menyebut STY lebih cocok berjualan ketimbang melatih skuad Garuda.

"Memang cocoknya jualan," sebut Bung Towel seraya menunjukkan momen saat mantan pelatih Garuda itu menjadi pengiklan produk makanan.

Selain itu, Bung Towel pun turut membagikan postingan terkait era kepemimpinan STY tidak menjamin membawa Garuda lolos Piala Dunia.

"Tidak ada jaminan Shin Tae-yong bisa meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia," terangnya.

Unggahan Instagram Story Bung Towel terkait era kepemimpinan Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia. (Instagram.com/@bungtowel8)

Berkaca dari hal itu, terdapat sejumlah kritikan pedas lainnya yang diutarakan Bung Towel terhadap STY selama sang pelatih asal Korea Selatan (Korsel) itu menjadi juru taktik Garuda selama hampir 5 tahun.

Berbagai kritikan keras yang dilontarkan Bung Towel acapkali terkesan tendensius agar juru taktik asal Korsel itu mundur dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia, seraya menilai minimnya prestasi yang didapatkan Garuda bersama STY. Berikut ulasan selengkapnya:

Bung Towel ke STY: Mundur Kalau Masih Punya Malu!

Nyinyiran pertama yang dicetuskan Bung Towel ke STY terjadi ketika Timnas Indonesia dibantai 0-4 oleh Jepang di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 15 November 2024 lalu.

Lewat unggahan akun Instagram pribadinya @bungtowel8 yang tayang pada 16 November 2024, pundit sepak bola Indonesia itu meminta STY untuk mundur dari jabatannya sebagai pelatih Garuda.

"Orang awam pun paham dan menduga bahwa lawan Jepang kita bakal kalah," sebut Bung Towel.

"Tapi dengan ekstra effort dan gembar-gembor sudah level Asia, kalah dengan skor 0-4 sungguh kebangetan," tambahnya.

Alih-alih berusaha menyadarkan STY, Bung Towel menilai hasil kekalahan besar Garuda atas tim raksasa di Asia itu sebagai bukti ketidakberdayaan Shin Tae-yong menukangi Timnas Indonesia.

"Adakah yang sportif mau bertanggung jawab atas kekalahan telak ini? Tentunya bukan kit man dong. STY jika Anda masih punya malu, mundurlah," tegasnya.

Unggahan Bung Towel terkait kekalahan Timnas Indonesia vs Jepang di era kepemimpinan Shin Tae-yong. (Instagram.com/@bungtowel8)


Bung Towel: STY Turunkan Anak Pramuka ke Medan Perang AFF 2024

Pada kesempatan berbeda, Bung Towel juga pernah mengkritisi STY yang menurunkan skuad U-22 di ajang Piala AFF 2024 hingga akhirnya gagal melaju ke babak semifinal.

Dalam siniar program TV swasta yang tayang pada 17 November 2024, Bung Towel menganalogikan keputusan STY membawa pemain U-22 sama dengan menurunkan anak pramuka ke medan perang.

"Seperti menurunkan anak pramuka ke medan perang, ini AFF senior, event bergengsi di ASEAN," terangnya.

Bung Towel juga menyoroti alasan STY yang mengaku ingin memberikan pengalaman bermain kepada talenta muda di Indonesia.

"Bukankah pelatih (STY) yang memilih pemain? Pertanyaannya, kenapa tak kasih kesempatan kepada mereka yang lebih senior di cadangan agar bisa berkontribusi?" pungkasnya.

Ogah Akui Peran STY Loloskan Timnas U-23 ke Semifinal Piala Asia

Dalam siniar One Corner yang tayang pada 27 April 2024 lalu, Bung Towel juga pernah memberikan kritik di tengah momen keberhasilan STY membawa Tim Garuda U-23 melaju ke semifinal Piala Asia 2023.

Terkait keberhasilan Garuda di Piala Asia 2023, Bung Towel justru enggan mengakui peran STY sebagai juru taktik Garuda dalam momentum itu.

"Kenapa saya senang? Karena menurut saya kebenarannya jadi terungkap, yakni 7 dari yang main berasal dari Liga 1 Indonesia," tutur Bung Towel.

"Belakangan di era STY muncul sentimen 'Local Pride' yang diplesetkan jadi 'Lokal Pret', muncul sentimen itu, kelolosan ini bukan karena STY," tandasnya.

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :