Pertengahan Februari 2017

Empat Paket Peningkatan Jalan Senilai Rp75 Miliar Telah Dilelang

Empat Paket Peningkatan Jalan Senilai Rp75 Miliar Telah Dilelang

ilustrasi

Selatpanjang,RanahRiau.com- Hingga tanggal 17 Februari 2017, Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Kepulauan Meranti telah melelang 4 paket pekerjaan peningkatan jalan. Dari 4 paket ini, nilai pekerjaannya mencapai Rp75 miliar.

Adapun 4 paket tersebut antara lain, peningkatan Jalan Mekar - Delima Tasikputri Puyu Rp18 miliar. Peningkatan Jalan Pelabuhan Peranggas - Kayuara Rp19,4 miliar. Peningkatan Jalan Alai - Mekong Rp14,93 miliar, dan peningkatan Jalan Tanjungharapan - Lingkar Dorak Rp22,14 miliar. 4 paket pekerjaan yang sudah dilelang ini sumber dananya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan. Tanggal download berkas pekerjaan sudah bisa dilakukan sejak 14 Februari 2017 yang lalu.

Pelelangan pada awal tahun (Bulan Februari) sebagaimana diintruksikan oleh Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi. Sebab, kata orang nomor 1 di Kepulauan Meranti tersebut, Ia ingin hasil pekerjaan sudah bisa dinikmati masyarakat sebelum memasuki Puasa tahun 2017. "Kalau lelangnya selesai Februari dan langsung dikerjakan, insyallah sebelum puasa kita sudah bisa menikmati hasil pekerjaan itu," kata H Irwan beberapa waktu lalu.

Kemudian, Jumat (17/2/2017) penegasan itu kembali disampaikan Plt Sekdakab Kepulauan Meranti Yulian Norwis saat menjadi inspektur upacara Hari Kesadaran Nasional (17 hari bulan) di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti Jalan Dorak, Selatpanjang. Dalam amanat yang disampaikannya, Julian Norwis tidak meminta seluruh OPD yang baru secepatnya melaksanakan pekerjaan terutama yang dananya bersumber dari APBN melalui DAK.

Ia pun meminta SOPD segera menyerahkan berkas lelang ke ULP. "Seluruh OPD diharapkan segera menyerahkan berkas pelelangan ke ULP. Sehingga kegiatan tersebut dapat segera dilaksanakan," kata Yulian Norwis di hadapan pejabat dan ASN lainnya di halaman kantor Bupati Jalan Dorak.

Sebelumnya, anggota Legislatif dari Komisi B DPRD Kepulauan Meranti Asmawi dan Taufiek meminta ULP memaksimalkan koordinasi ke Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD). Hal itu perlu digesa agar pembangunan di Kepulauan Meranti tahun 2017 tidak gagal.

"Kita minta ULP maksimalkan koordinasi ke OPD baru agar pelelangan dipercepat," kata Asmawi, Senin (13/2/2017).

"Kita tidak ingin pembangunan di Meranti gagal. Pokoknya tahun ini pembangunan di Kota Sagu harus maksimal dirasakan masyarakat," tambah Taufiek.

Untuk itu, mengantisipasi terjadinya keterlambatan pelelangan yang menyebabkan terlambatnya pekerjaan, mereka mewanti-wanti ULP. "Belajarlah dari pengalaman tahun lalu (2016, red). Jangan sampai itu terulang lagi," pesan Asmawi dan Taufiek.

(GoRiau.com)

Editor : Abdul
Komentar Via Facebook :