Camat Kuantan Mudik Bungkam Terkait Pembangunan Rumah Adat Gajah Tunggal

Camat Kuantan Mudik Bungkam Terkait Pembangunan Rumah Adat Gajah Tunggal

Rumah Adat Gajah Tunggal yang Dibangun di Seberang Cengar

KUANSING, RANAHRIAU.COM - Polemik pembangunan rumah adat Gajah Tunggal di Desa seberang Cengar yang diduga tanpa kesepakatan bersama tokoh adat kenegerian Lubuk Jambi kian memanas.

Bahkan, masyarakat adat kenegerian Gajah Tunggal pun menyesalkan lemahnya pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan rumah adat dari sejumlah anggota DPRD Kuansing yang khusus di dapil 4.

Camat Kuantan Mudik, Suryan Hendri ketika dikonfirmasi ranahriau.com memilih bungkam soal rencana pembangunan rumah adat Gajah Tunggal di Desa Seberang Cengar tersebut.

Suryan Hendri tidak menjawab sepatah kata pun terkait kapan dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan rumah adat Gajah Tunggal itu kendati konfirmasi ranahriau.com sudah ia baca dengan tanda contreng biru dua.

Tidak hanya itu, Camat yang diduga  punya hubungan keluarga dengan Wakil ketua II DPRD Kuansing, Jufrizal itu tidak menjelaskan atas dasar apa pembangunan rumah adat Gajah Tunggal tersebut dipindahkan.

Diketahui, Camat tersebut memang berasal dari kenegerian Cengar, yang mana ia lahir di Desa Koto Cengar. Hingga berita ini diterbitkan, Camat Kuantan Mudik, Suryan Hendri belum memberikan jawaban.

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :