Soal KPID Riau

Komisi A DPRD Riau Siap Hadapi Gugatan

 Komisi A DPRD Riau Siap Hadapi Gugatan

Pekanbaru, ranahriau.com - Terkait hasil fit and proper test Pemilihan Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau. Ketua Komisi A DPRD Provinsi Riau, Ir. H.Hasmy Setiadi, MT,  menegaskan, untuk mempersilahkan apabila ada pihak yang ingin menggugat.

"Jika mau menggugat, silahkan, dan kami siap menghadapi gugatan tersebut." paparnya dihadapan reporter ranahriau.com, kemarin, di ruangannya.

Selain itu juga, kata dia, sampai dengan saat ini belum ada surat resmi untuk Komisi A DPRD Riau perihal gugatan yang dimaksud. Bahkan dirinya mengaku, baru mendapatkan informasi dari publikasi media yang beredar.

"Saya tahu nya dari media, dan kita cek ternyata belum ada surat dari yang menggugat." Imbuhnya.

Menurutnya, dalam proses pelaksanaan fit and proper test, pihaknya sudah berkonsultasi dengan KPID Pusat, bahkan hingga dua kali. Hal ini dilakukan untuk memastikan mengenai prosedur, dan menjaga ke hati hatian agar tidak ada yang salah dalam mengambil keputusan.

"Itu yang terbaik buat kita, mekanisme terakhirnya kan di dewan untuk memilih tujuh, dan sepenuhnya hak dewan, Saya juga sudah konsultasi ke KPI dua kali, karena untuk menjaga kehati hatian. Dan tidak melanggar aturan." tukasnya.

Dirinya memandang, selama proses seleksi hingga tahapan penentuan penilaian oleh Komisi A, fit and proper test sudah sangat transparan, serta tidak ada kepentingan politik dari pihak manapun, terlebih dianggap ada pesanan.

"kita lakukan semua dengan transparan, dinilai sesuai dengan aturannya oleh anggota Komisi A, makanya saya pertanyakan, hal apa yang akan di gugat, karena semua sudah sesuai dengan prosedur." kata dia.

Kendati demikian, Politisi Riau ini tetap memberikan kesempatan untuk pihak yang tidak puas terhadap hasil penilaian dan keputusan komisi A memilih komisioner KPID Riau beberapa waktu lalu. Bahkan dirinya menegaskan, siap untuk menjalankan hasil keputusan PTUN meskipun harus  diulang nantinya.

"kami sudah siap untuk digugat, dan menjalankan putusan apabila nantinya ditemukan ketidak sesuaian prosedur dalam fit and proper test." pungkasnya. (Fes).

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :