Partisipasi Para Pemuda Yang Peduli Wilayah

Kampung Abidin Jagok, Kelak Jadi Contoh Positif

Kampung Abidin Jagok, Kelak Jadi Contoh Positif

PEKANBARU, RANAHRIAU.COM - Peran kaum Pemuda di Pemilu tahun 2024 mendatang memang sangat berpengaruh terhadap partisipasi jumlah pemilih. Tentu saja, keikutsertaan mereka turut menentukan arah kebijakan Politik baik di tingkat Daerah hingga Nasional.

Hal tersebut disampaikan Ridho Ikhsan, saat menyambangi puluhan warga yang menamai mereka sebagai 'Pemuda Kampung Abidin Jagok' di Jalan Datuk Wan Abdurrahman (jalan Abidin) Kecamatan Bukit Raya, Selasa malam (10/10/23).

Menurut Ridho Ikhsan yang merupakan pebisnis juga pegiat sosial di Kota Pekanbaru, para Pemuda (generasi Millenial dan generasi Z) sudah saatnya membuka diri terhadap proses perpolitikan di Negeri ini. Karena, kata dia, kedua jenis generasi itu mendominasi jumlah pemilih pada perhelatan Pemilu ( Pilpres dan Pileg) dan Pilkada tahun 2024 mendatang.

"Kalau saja setiap wilayah para pemudanya bisa kompak dan mau membuka diri terhadap yang namanya politik, tentu ini menjadi salah suatu solusi atas persoalan yang mereka hadapi," kata Ridho.

Memang harus diakui pada saat ini masih banyak Pemuda kerap memandang Politik sebagai ranah yang eksklusif dan kebutuhannya pun hanya untuk segelintir pihak saja.

Padahal kebijakan-kebijakan yang lahir oleh Pemerintah baik di Pusat maupun Daerah, dan dirasakan masyarakat sehari-hari merupakan hasil dari produk Politik itu sendiri.

Disisi lain terhadap keberadaan Pemuda Kampung Abidin Jagok, Ridho mengapresiasi pergerakan positif mereka yang mau berdialog untuk membuka diri atas kendala yang selama ini dihadapi, baik dari sisi sosial maupun lingkungan.

Artinya, sambung Ridho, peran Pemuda harus lebih selektif memilih siapa sosok-sosok yang mewakili suara mereka di kursi Parlemen. Dan jika sudah begitu semestinya Kota Pekanbaru kelak diisi oleh generasi cerdas, kritis, serta memiliki pemikiran yang inofativ.

Untuk itu lah Ridho Ikhsan mengajak pemuda lainnya se Kota Pekanbaru, agar mau duduk bersama membahas dan mencari solusi atas permasalahan yang hadir didalam kehidupan sosial mereka.

"Jangan hanya jadi pengkritik disaat kondisi di tempat tinggal kita sedang tidak baik-baik saja. Misalkan angka pengangguran tinggi, infrastruktur minim, ekonomi lemah dan lain sebagainya. Ayolah kita peduli, banyak cara yang bisa kita tempuh salah satunya disaat pemilu tahun depan. Dengan mau berpartisipasi, dan memilih wakil rakyat yang berkompeten, saya rasa kita menjadi bagian dari perubahan untuk kota pekanbaru. Kalau bahasanya biar 'jagok' kota kita ini," jelas Ridho. (Rls)

Editor : Ahnof
Komentar Via Facebook :