Didesak Ratusan Warga Tualang, Untuk Bangun Jalan Lintas Siak-Pekanbaru

Akhirnya PT SIR Mau Hibahkan Lahannya

Akhirnya PT SIR Mau Hibahkan Lahannya

GoRiau.com

SIAK SRI INDRAPURA, RanahRiau.com - Aksi demontrasi ratusan warga Perawang Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak yang dimotori ormas Laskar Melayu Rembuk (LMR) Kecamatan Tualang dan DPC Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Baru(Pekat-IB) Kabupaten Siak di pintu masuk PT Surya Intisari Raya (SIR) Perawang, Senin (6/2/2017) pagi, akhirnya membuahkan hasil.
 
Pihak PT SIR selaku pemilik lahan yang mengantongi Hak Guna Usaha (HGU) bersedia menghibahkan sebagian lahannya untuk pembangunan jalan Perawang (Siak)-Okura (Pekanbaru) sepanjang 20 km, sesuai pembicaraan awal dengan Bupati Siak H Syamsuar tahun 2016 lalu.

"Kami (PT SIR) sudah setuju. Kapan saja Pemkab Siak mengaspal jalan ini, silakan. Mau sekarang atau besok, tak ada masalah lagi," kata Humas PT SIR, Alfian di hadapan Ketua DPRD Siak Indra Gunawan didampingi sejumlah anggota Dewan dari dapil Tualang serta ratusan massa yang ikut berdemo di Pos II PT SIR ketika melakukan mediasi, Senin sore.

Dijelaskannya, selama ini pihak perusahaan tidak pernah menghambat keinginan Pemkab Siak untuk membangun jalan di lahan perusahaan, apalagi dimanfaatkan untuk kepentingan umum.

"Sebenarnya, jawaban tertulis atas rencana Pemkab Siak untuk hak pinjam pakai jalan di PT SIR sekitar 9 km itu sudah kita respon. Jadi tak ada masalah lagi," ujarnya.

Sebelum pernyataan itu, Ketua DPRD Siak didampingi anggota DPRD Siak dapil Tualang, seperti Ismail Amir, Musar dan Gustimar sempat beradu argumen dengan Humas PT SIR Alfian dan sejumlah karyawan lainnya. Bahkan, aksi demo itu mendapat pengawalan dari 50 orang personil Polres Siak.

"Kita menginginkan bukti tertulis terkait pinjam pakai HGU perusahaan, bukan lisan saja," desak Indra Gunawan kepada Pimpinan Perusahan PT SIR.

Indra menyadari saat ini masyarakat Kabupaten Siak, khususnya warga Tualang sangat membutuhkan akses jalan PT SIR itu menuju Kota Pekanbaru, karena jarak tempuh sangat dekat, jika dibanding akses jalan melewati Maredan atau Minas.

"Kalau tidak mau diaspal juga, silahkan PT SIR bermain diarealnya, tapi jangan satu pun truk PT SIR yang melewati jalan milik kabupaten," ancam legislator Partai Golkar ini.

Hal sanada juga disampaikan Ismail Amir. Panglimo Besar Laskar Melayu Rembuk ini menegaskan, akses jalan PT SIR sangat penting bagi masyarakat Siak. Setiap hari, dengan kondisi jalan tanah saja, ada ribuan kendaraan roda dua yang bolak balik Perawang-Pekanbaru yang memanfaatkan jalan PT SIR tersebut.

"Jalan ini sangat penting buat masyarakat, karena jarak tempuh sangat dekat, apalagi ribuan mahasiswa yang tinggal di Perawang setiap hari melewati jalur ini untuk menuntut ilmu ke Kota Pekanbaru," pungkas legislator Hanura tersebut.


(GoRiau.com)

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :