Jemputan Belanja Raya, Salahsatu cara tingkatkan Ikon Pariwisata Riau
Foto: ist
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Pemerintah Provinsi Riau dukung program Jemputan Belanja Raya (JBR) sebagai salahsatu usaha untuk meningkatkan Potensi Pariwisata dan Peningkatan Pendapatan Belanja Daerah (APBD), hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Gubernur Riau Bidang Pemerintahan, Hukum dan SDM, Yurnalis Basri saat memberikan Kata Sambutan di Acara Pembukaan Jemputan Belanja Raya yang dilaksanakan di Main Atrium Living World Pekanbaru, Kamis (03/08/2023).
"Pemerintah Provinsi menyambut positif kegiatan ini. Diharapkan ini bisa meningkatkan perekonomian terutama sektor UMKM yang ikut berpartisipasi dengan acara ini. Di samping itu, kegiatan ini bisa juga menjadi ikon Provinsi Riau untuk menarik konsumen untuk berkunjung ke Riau sekaligus memperkenalkan Riau sebagai salah satu tujuan investasi di Sumatera", ujarnya.
Kedepannya Yurnalis berharap Event ini bisa terus dikembangkan dengan konsep yang menarik. Sehingga konsumen mendapatkan produk berkualitas. Selain itu perlu juga ada kerjasama antara pengembang belanja dengan dinas terkait serta tentunya menggandeng UMKM untuk menjual produk mereka terutama ciri khas Melayu, Kami harap dengan acara ini, menciptakan Event wisata di Riau sehingga masyarakat dari luar daerah berkunjung dalam helatan acara yang digelar 1 bulan penuh,"sebutnya.
Jemputan Belanja Raya adalah Program yang dibuat oleh DPD APPBI (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia) Riau dalam rangka menyemarakkan peringatan ke-78 tahun Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Ulang Tahun Provinsi Riau ke-66, Dalam kegiatan yang digelar sepanjang bulan Agustus ini masyarakat akan dimanjakan dengan diskon hingga 78 persen.
Alphonzus Widjaja selaku Ketua umum DPP APPBI mengatakan pandemi Covid-19 yang terjadi merupakan pukulan yang cukup berat bagi pusat perbelanjaan. Tapi di satu sisi pusat perbelanjaan diminta untuk tetap melayani kebutuhan masyarakat. "Tutupnya mal sekitar 3 bulan, itu merupakan catatan rekor sejarah tersendiri mal tutup lama. Tapi tidak boleh 100 persen, hal ini untuk tetap melayani kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Alphonzus mengatakan fungsi pusat perbelanjaan semakin hari semakin bertambah. Bukan hanya melayani saja tapi sudah ikut berpartisipasi di sektor kesehatan dan sektor lain terutama UMKM. "Pada tahun 2020 tingkat kunjungan ke mal secara rata-rata nasional hanya 50 persen di tahun 2021 naik sedikit menjadi 60 persen. Selanjutnya di tahun 2022 itu mencapai 90 persen. Kemudian di tahun 2023 pada semester awal rata-rata nasional lebih dari 100 persen. Ini adalah suatu kegembiraan bagi kami. Target kami hingga akhir tahun 2023 nanti kunjungan bisa mencapai 90 persen," paparnya.
Sebagai upaya untuk mendorong masyarakat untuk berbelanja, APPBI menggelar kegiatan Jemputan Belanja Raya 2023."Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu satu pendorong untuk meningkatkan minat belanja masyarakat. Apalagi ada diskon hingga 78 persen,sesuai dengan Tema hari Kemerdekaan Republik Indonesia" ucapnya.
Dalam Event ini, sebanyak 12 pusat perbelanjaan yang ada di Riau diantaranya Mal Pekanbaru, Plaza Citra, Mal SKA, MTC Mall, Plaza Senapelan, Mal Ciputra Seraya, Sukaramai Trade Center, Living World Pekanbaru, Pekanbaru Exchange, The Central Plaza, serta Mandau City Duri, dan Citimall Dumai akan mengadakan Diskon belanja besar-besaran.


Komentar Via Facebook :